TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Ketua Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Tasikmalaya. Ruby Azhara mengatakan bahwa pihaknya saat ini sedang menunggu laporan petugas di wilayah terkait menu MBG berkutu di Kecamatan Rajapolah.
“Teman-teman di wilayah kecamatan yang di sinyalir ada kejadian tersebut sedang mengecek. Kita menunggu hasilnya seperti apa,” ungkap Ruby Azhara, Rabu (4/3/2026).
Dan upaya preventif berupa himbauan melalui surat dan zoom meeting. Terhadap seluruh Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), kata Ruby, langsung di lakukan Satgas MBG Kabupaten Tasikmalaya.
Baca Juga: Menu MBG Berkutu di Rajapolah Tasikmalaya, Ketua DPRD: Tutup Saja Dapurnya
“Zoom meet dengan seluruh Kepala SPPG yaitu tentang ajakan pemenuhan izin dan sosialisasi teknis. Tata cara perizinan dari Dinas terkait,” ucapnya.
Dan langkah-langkah yang sudah di lakukan Satgas MBG Kabupaten Tasikmalaya antara lain. Ruby melanjutkan, pertama yaitu koordinasi dengan perwakilan SPPG yang berada di wilayah Kabupaten Tasikmalaya.
“Diantaranya adalah perihal terkait perizinan, keamanan makanan dan lingkungan. Kedua yaitu surat himbauan kepada seluruh SPPG agar memperhatikan perizinan. Keamanan makanan dan sebagainya,” jelas Ruby Azhara yang juga menjabat Asda II Kabupaten Tasikmalaya ini.
Selanjutnya, Ruby menegasakan, bahwa zoom meeting dengan SPPG. Tujuannya untuk penguatan informasi dan himbauan serta sosialisasi teknis. Tata cara perizinan dari Dinas terkait antara lain DPMTSP, Dinas Kesehatan dan DPUPRLH Kabupaten Tasikmalaya.
“Jadi terkait menu MBG yang berkutu di Rajapolah, kami sedang menunggu hasilnya seperti apa,” ujarnya.
Sebelumnya, menyikapi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) jenis kurma berkutu di Pesangrahan. Yang di sajikan dapur Satuan Layanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Manggungjaya di Kecamatan Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya.
Dapur SPPG di Tutup Saja
Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Budi Ahdiat menegaskan bahwa. Jika benar menu MBG jenis kurma berkutu maka lebih baik dapur SPPG tersebut di tutup saja.
“Cukup dapur itu saja, kalau memang begitu tutup saja. Jangan merusak dapur yang bagus dan masalah ini menjadi isu nasional,” ungkap Budi Ahdiat, Rabu (4/3/2026).
Sementara, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Asep Saepuloh mengaku kecewa dengan dapur SPPG di Rajapolah. Yang menyajikan menu MBG dengan kurma yang berkutu.
Baca Juga: Waduh! Menu MBG Berkutu di Rajapolah Tasikmalaya
“Jelas kecewa, dan harus di evaluasi secara menyeluruh.
Satgas MBG Kabupaten Tasikmalaya dan Kecamatan semestinya harus bergerak untuk kroscek ke SPPG tersebut,” tegasnya.
Dengan Satgas MBG yang turun langsung ke SPPG yang bersangkutan di Rajapolah. Yaitu untuk memastikan benar atau tidaknya kejadian menu MBG yang menyajikan kurma berkutu.
“Kalau memang benar terjadi menu MBG kurma berkutu. Maka jelas harus ada sanksi yang di berikan sesuai aturan yang ada,” tuturnya.
(Nanang Yudi)


