spot_imgspot_img
Jumat 27 Maret 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Polres Tasikmalaya Turun Tangan Stabilkan Harga, Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Singaparna

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Lonjakan harga kebutuhan pokok selama Ramadan mendorong jajaran Polres Tasikmalaya bergerak cepat. Institusi kepolisian itu menggelar Gerakan Pasar Murah (GPM) di halaman Masjid Agung Baiturrahman Singaparna, Selasa (3/3/2026), untuk membantu warga mendapatkan bahan pangan dengan harga lebih terjangkau.

Sejak dibuka, ratusan warga langsung memadati lokasi. Mereka mengantre di sejumlah stan sembako yang menawarkan harga di bawah pasaran. Dalam waktu singkat, berbagai komoditas ludes terjual.

Baca Juga: Sambut Ramadan 1447 H, JNE Hadirkan Promo Mudik, Diskon Ongkir hingga Aksi Sosial Lewat Program “BERGEMA”

Kapolres Tasikmalaya, AKBP Wahyu Pristha Utama, menegaskan bahwa GPM menjadi bentuk kepedulian Polri terhadap kondisi ekonomi masyarakat yang sedang tertekan.

“Kami melihat daya beli masyarakat menurun akibat kenaikan harga. Karena itu, kami menghadirkan komoditas pangan murah dan berkualitas agar warga tidak terbebani,” ujarnya.

Ia menambahkan, jajaran kepolisian tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif membantu stabilitas ekonomi daerah. Melalui pasar murah ini, pihaknya ingin memastikan masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok tanpa harus mengeluarkan biaya besar.

Dalam kegiatan tersebut, panitia menyediakan sembilan komoditas utama dengan harga kompetitif. Beras SPHP dijual Rp11.500 per kilogram, minyak goreng Rp15.000 per liter, daging sapi Rp140.000 per kilogram, daging ayam Rp54.000 per dua kilogram, telur ayam Rp28.000 per kilogram, cabai Rp50.000 per kilogram, bawang merah dan putih Rp36.000 hingga Rp40.000 per kilogram, gula pasir Rp17.500 per kilogram, serta tepung terigu Rp10.000 per kilogram.

Sinergi Antara Polisi dan Masyarakat

GPM ini juga menindaklanjuti arahan Kapolda Jawa Barat, Rudi Setiawan, yang mendorong penguatan sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Antusiasme warga terlihat jelas. Wiwin (30), salah seorang pembeli, mengaku sangat terbantu dengan selisih harga yang cukup signifikan.

“Alhamdulillah sangat membantu. Saya beli beras, telur, dan minyak goreng karena harganya lebih murah dibanding pasar,” katanya.

Ia berharap kegiatan serupa terus berlanjut selama Ramadan agar masyarakat kecil tetap bisa memenuhi kebutuhan dapur dengan harga yang lebih bersahabat.

Melalui langkah ini, Polres Tasikmalaya tidak hanya hadir sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam menghadapi tekanan ekonomi di bulan suci.

(Seda)

spot_img

Berita Terbaru