spot_imgspot_img
Minggu 1 Maret 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Pemprov Jabar Dukung Ngabuburit Jadi Warisan Budaya Takbenda UNESCO

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyatakan dukungan penuh terhadap pengusulan tradisi Ngabuburit atau Iftar sebagai nominasi Intangible Cultural Heritage (ICH) UNESCO. Dukungan ini menegaskan komitmen daerah dalam menjaga dan mempromosikan tradisi Ramadan yang telah mengakar kuat di tengah masyarakat.

Langkah tersebut menindaklanjuti surat Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah IX Nomor 48/L6.10/KB.00/2026 tertanggal 9 Februari 2026. Dalam surat itu disebutkan bahwa Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia akan mengusulkan tradisi berbuka puasa atau ngabuburit sebagai nominasi ekstensi dalam daftar ICH UNESCO.

Baca Juga: DPC PDIP Pangandaran Tegaskan Evaluasi Serius Program MBG

Dukungan resmi Pemprov Jawa Barat tertuang dalam surat yang telah terbit melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat. Pemerintah provinsi menyatakan persetujuan penuh terhadap pengajuan elemen budaya berbuka puasa sebagai karya budaya bertajuk Iftar and its socio-cultural traditions yang sebelumnya telah resmi menjadi Warisan Budaya Takbenda (WBTb) tahun 2026.

“Dengan ini kami mendukung pengajuan elemen budaya berbuka puasa sebagai nominasi ekstensi dan. Kemudian menjadi budaya Iftar and its socio-cultural traditions yang telah terdaftar di UNESCO,” demikian kutipan dalam surat dukungan tersebut.

Pemprov Jabar meyakini dukungan ini akan memperkuat upaya pelestarian sekaligus memperluas promosi kekayaan budaya daerah di tingkat internasional. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat Iendra Sofyan menandatangai surat tersebut di Bandung pada 20 Februari 2026.

Menanggapi kebijakan tersebut, Pemerintah Kabupaten Pangandaran menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh. Kepala Bidang Kebudayaan Pemkab Pangandaran Sugeng menilai pengusulan ngabuburit sebagai langkah strategis. Tentunya untuk menjaga tradisi lokal agar tetap hidup dan relevan.

“Kami sangat mendukung tradisi ngabuburit masuk nominasi ICH UNESCO. Ini menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab bersama untuk melestarikannya,” ujar Sugeng melalui pesan WhatsApp kepada FOKUSJabar.id, Minggu (1/3/2026).

Ia berharap pengakuan tersebut dapat menambah daftar warisan budaya Jawa Barat. Tentunya sekaligus mendorong generasi muda untuk terus merawat tradisi Ramadan sebagai bagian dari identitas budaya daerah.

(Sajidin)

spot_img

Berita Terbaru