CIAMIS,FOKUSJabar.id: Progres pekerjaan pembangunan jembatan Bailey Cikaleho yang berada Dusun Namas Desa Buniseuri Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis Jawa Barat hampir rampung.
Hal tersebut disampaikan Pengawas Jalan Nasional, Rian. Menurutnya, pengerjaan pemasangan rangka, juga bagian lantai jembatan darurat Bailey hampir selesai dengan progres 80 persen.
“Bersama bersama tim, saya meninjau langsung progres pekerjaan di lapangan dan hari ini hasilnya cukup positif sudah mencapai progres 80 persen,” ungkap Rian. Minggu (30/11/2025).
Baca Juga: Rumah Seorang Profesor Hangus Terbakar, Apa Penyebabnya?
Rian menuturkan, dengan progres ini di perkirakan dua hari ke depan (Selasa/2/12/2025). Kondisi jembatan darurat tersebut bisa maksimal dan di upayakan bisa di lintasi oleh kendaraan.
“Kami telah meminta supaya para tenaga kerja di lapangan bisa lebih maksimal lagi. Untuk mengejar waktu penyelesaian pekerjaan mengingat cuaca hujan yang tak menentu setiap harinya,” ucapnya.
Setiap waktu sore, Rian menyatakan, bahwa sering terjadi curah hujan dengan intensitas sedang maupun tinggi. Sehingga para pekerja jembatan darurat tersebut melakukan aktivitas dari pagi bahkan lembur untuk mempercepat pekerjaan.
Baca Juga: Rumah Retak hingga Sekolah Jebol, Cuaca Ekstrem Guncang Ciamis
“Di lokasi pembangunan jembatan darurat sore harinya sering terjadi turun hujan. Sehingga para pekerja sudah mulai kerja pagi hari. Bahkan bila cuaca mendukung para pekerja itu sampai lembur agar supaya bisa menyelesaikan pekerjaan dengan cepat,”jelasnya.
Dengan di kebutnya pekerjaan jembatan darurat Cikaleho tersebut merupakan komitmen serius dari Kementrian Pekerjaan Umum (PU) RI. Khususnya bagian 4 wilayah Jawa Barat, supaya akses transportasi bagi masyarakat di ruas jalan nasional Ciamis-Cirebon itu bisa kembali normal.
“Kami bukan hanya sekedar memantau tetapi ini merupakan bagian dari komitmen dari Kementrian PU untuk melihat kebutuhan utama masyarakat khususnya masalah kendala infrastruktur baik jalan maupun jembatan agar bisa di akses oleh masyarakat,” pungkasnya.
(Husen Maharaja)


