CIAMIS,FOKUSJabar.id: Bangunan SDN 2 Margajaya Kecamatan Pamarican Kabupaten Ciamis Jawa Barat (Jabar) kondisinya cukup memprihatinkan dan rawan ambruk pascabencana 2021 lalu.
Kepala SDN 2 Margajaya, Asep Mulyana mengatakan, bangunan sekolahnya kurang layak di gunakan untuk tempat Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).
BACA JUGA: Selain Al Jabbar, Ini 8 Masjid Karya Ridwan Kamil
“Pasca-bencana tahun 2021 lalu, sebagian ruang kelas ambruk. Hingga kini belum ada perbaikan,” katanya.
Asep menegaskan, para guru dan siswa mengaku khawatir saat Mereka tengah melaksanakan KBM.

Untuk mengantisipasi kejadian yang tak di harapkan, proses KBM di bagi dua shift.
“Karena keterbatasan ruang kelas, KBM dibagi dua shift (pagi dan siang),” terang Asep.
Pihaknya berharap, pemerintah segera memperbaiki bangunan sekolah tempat menimba ilmu 92 siswa.
BACA JUGA: 7 Pimpinan Parpol Bertemu, Ini Komentar AHY
Selain itu tidak memiliki ruang Kepala Sekolah, MCK, bak penampungan air dan mebeleir yang layak.
(Husen Maharaja/Bambang Fouristian)



