spot_imgspot_img
Selasa 28 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Kualitas Kopi Jawa Barat Harus Ditingkatkan Untuk Penuhi Kebutuhan Ekspor

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Kualitas Komiditas Kopi Jawa Barat harus terus ditingkatkan karena harus mampu bersaing dengan komoditas Kopi dari daerah lain.

Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Pedagangan Jawa barat Moh Arifin Soedjaya mengatakan, salah satu upaya peningkatan kualitas adalah dengan Coffee Festifal Cup Of Excellent 2022 diselenggarakan, di Paris Van Java Mall, Jumat (28/1/2022).

“Festival Kopi ini diselenggarakan yang kedua kalinya bekejasama dengan SCAI dan Bank Indonesia perwakilan Jawa Barat. Festival pertama digelar pada 2019 lalu,” katanya dalam keterangan resmi.

BACA JUGA: Demo GMBI Ricuh, Yana: Pakai Cara Orang Sunda lah Sopan Santun

Arifin menuturkan maksud kegiatan Coffee Festival Cup of Excellent 2022 ini adalah untuk mencari kopi berkualitas tinggi khususnya industri kopi specialty.

“Tujuan  Kegiatan Coffee Festival Cup of Excellent 2022 untuk  meningkatkan kualitas kopi Indenesia khususnya petani Jawa Barat, membentuk industri kopi yang berkelanjutan, integritas dan transparan, serta mengoptimalkan permintaan ekspor kopi Indonesia,” katanya.

Pihaknya mencatat ekspor kopi Indonesia terbilang cukup besqr dimana pada 2020 lalu mencapai USD821 juta. Sementara pada 2021 sempat menurun karena dampak pandemi Covid-19 dimana realisasi ekspor kopi mencapai senilai USD763 juta.

Festival kopi ini makin menarik karena turut digelar Coffee Festival Cup of Excellent 2022 dimana pesertanya adalah hasil seleksi yang sudah diselenggarakan pada Bulan Maret s.d Desember 2021.

” Peserta yang mengikuti pameran ini adalah COE Indonesia 2021 Winner  sebanyak 32 Petani Kopi berasal dari delapan provinsi se-Indonesia yaitu Jawa Barat, Aceh, Bali, Jambi, Jawa Timur, NTT, Sulawesi Selatan, Sumatera Selatan,” katanya.

Sementara untuk peserta Lelang Kopi 2022 ini hadir sebanyak 120    perusahaan dari 27 negara. Lelang sendiri dilaksanakan secara online dimulai pukul 21.00 WIB s.d pukul 03.00 WIB selama penyelenggaraan pameran.

BACA JUGA: Ma’ruf Amin Angkat Bicara Soal Pemilu 2024 Meski Dibayangi Covid-19

Festival kopi pertama pada 2019 lalu mampu menggalang peserta pameran sebanyak 36 pelaku usaha Jawa Barat serta 30 pelaku usaha dari 4 (empat) provinsi lain yaitu Provinsi Jambi, Provinsi DKI Jakarta, Provinsi Sumatera Utara, dan Provinsi Bali.

“Untuk lelang di 2019 dengan 30 peserta dengan lelang tertinggi jenis kopi Java Frinsa dari Kabupaten Bandung. Semoga pada gelaran 2022 ini bisa dimanfaatkan warga, pelaku usaha dan buyer untuk melihat perkembangan industri kopi spesialty di Indonesia, khususnya Jawa Barat,” kata dia.

(Anthika Asmara)

spot_img

Berita Terbaru