GARUT, FOKUSJabar.id: Bupati Garut Jawa Barat (Jabar), Abdusy Syakur Amin mengatakan, esensi otonomi daerah sebagai instrumen vital bagi negara sebesar Indonesia.
Mengingat luas wilayah dan keberagaman potensi serta tantangan di setiap daerah, otonomi memberikan kewenangan bagi Pemda untuk mengatur diri sendiri sesuai mandat UU.
BACA JUGA:
Diwarnai Pembangkangan 29 PAC, Muscab DPC PPP Garut Selesai Lebih Cepat
“Sejatinya, kita ini adalah suatu bangsa yang sangat besar, sangat luas wilayahnya serta jumlah penduduknya banyak beranekaragam. Sehingga setiap daerah itu memiliki keunikan dan juga berarti memiliki potensi dan tantangan yang berbeda-beda,” kata Bupati Garut saat apel peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30.
Oleh karena itu, seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) pengelola PAD untuk bergerak lebih progresif dalam memaksimalkan potensi pendapatan yang ada.
Bupati Garut juga meminta agar setiap rupiah pendapatan di gunakan secara efisien namun tetap memberikan dampak yang efektif bagi masyarakat.
“Manfaatkan pendapatan kita untuk kegiatan-kegiatan secara efisien dan efektif,” pesan Syakur.
Selain kemandirian fiskal, Dia mendorong penguatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).
Syakur berharap, Pemerintah Kabupaten Garut mampu bertransformasi menjadi sebuah organisasi pembelajar (learning organization).
BACA JUGA:
GPBG 2026 Digelar, Ini Harapan Putri Karlina
“Saya dorong temen-temen untuk mau belajar lagi. Kita adalah organisasi yang selalu belajar. Learning organization,” ungkapnya.
Syakur mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Garut untuk meningkatkan kompetensi dan keahlian sebagaimana pesan Menteri Dalam Negeri demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang mandiri dan berdaya saing tinggi.
(Bambang Fouristian)


