spot_imgspot_img
Rabu 22 Juli 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Usulan GP Anshor Ciamis Bidang Pertanian di Masa Covid-19

CIAMIS, FOKUSJabar.id : Kebijakan bidang pertanian di masa Pandemic Corona menjadi sorotan GP Anshor Ciamis.

Pemerintah harus memiliki strategi khusus dalam kestabilan ekonomi dan pangan di masa wabah Covid-19, melalui optimalisasi program bantuan di sektor pertanian.

Ketua GP Anshor Ciamis Maulana Sidik mengusulkan beberapa poin untuk dilakukan pemerintah di sektor pertanian.

BACA JUGA : Napi Asimilasi Covid-19 Asal Ciamis Kembali Dibui

“Ketahanan pangan sangat berkaitan dengan produksi tani. Ciamis daerah agraris, banyak petani padinya. Harus ada kebijakan pembelian gabah dan beras, agar ekonomi petani tidak galau. Harus ada terobosan agar produksi pangan stabil,” kata Maulana Sidik, Selasa (5/5/2020).

Sidik mengingatkan, Pak Presiden hari ini sedang khawatir terhadap defisit bahan pangan di beberapa provinsi. Ini sinyal, yang juga harus diantisipasi oleh Pemkab Ciamis.

Berikut poin-poin yang diusulkan GP Anshor Ciamis untuk pengembangan strategi prioritas bidang pertanian di masa Covid-19:

1. Pemerintah Daerah harus membeli gabah atau beras dari petani yang panen, agar hasil tani tidak dibeli oleh tengkulak.

2. Harga pupuk perlu diinterfensi oleh pemerintah, mengingat untuk menekan biaya produksi. Alternatifnya untuk daerah pertanian ditengah wabah Covid-19, lebih baik anggaran dimaksimalkan untuk subsidi pupuk.

3. Kendala untuk ketahanan pangan, khususnya pola tanam padi salah satunya sarana mesin traktor yang telat sehingga pola tanam terganggu, harusnya tiga kali tanam, ini hanya bisa dua kali tanam pertahun.

4. Tengkulak mempunyai peran penting dalam memainkan harga gabah, sampai hari ini petani dibuat rugi. Karena itu perlu campur tangan pemerintah dalam hal jual beli gabah sehingga ada keseimbangan antara harga hasil panen dan biaya produksi.

5. Perlu campur tangan pemerintah, dalam hal waktu tanam untuk meminimalisir hama, perbedaan waktu pola tanam hanya akan memperpanjang siklus kembang biak hama.

6. Dana subsidi pemerintah untuk antisipasi dampak pandemik akan lebih maksimal manfaatnya bila digunakan untuk menekan biaya produksi pertanian dalam konteks ini menekan biaya pupuk.

7. Harus ada inisiatif dari pemerintah untuk membeli hasil panen petani untuk menjaga stabilitas ketersediaan pangan.

8.Biaya normalisasi irigasi harus segera terrealisasi mengingat menghadapi musim kemarau.

Semetara Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Ciamis Slamet Budi Wibowo, tidak menjawab saat diminta tanggapan melalui perpesanan WhatsApp.

(DH)

spot_img

Berita Terbaru