BANDUNG, FOKUSJabar.id : Bergiat dalam musik aliran keras bukan berarti menghilangkan rasa kemanusiaan, demikian diungkapkan Koordinator Sadness Distortion, Gatot.

” Meski kita bergiat dalam musik keras, tapi kita masih memiliki rasa simpati maupun empati kepada korban terdampak tsunami Selat Sunda,” bebernya disela-sela acara konser amal di Pascorner Cafe, Jalan Karasak Barat, Kota Bandung, Minggu (30/12/2018).
Gatot menyebut, acara konser amal Sadness Distortion merupakan bentuk solidaritas para penggiat musik beraliran keras.
” Mereka (penggiat musik keras) berinsiatif sendiri untuk menggalang dana melalui konser amal,” jelasnya.
Selain itu, Gatot berharap melalui acara ini, dapat menyentuh para penggiat musik lainnya untuk membantu meringankan beban para korban tsunami Selat Sunda.
(Achmad Nugraha/Bam’s)



