spot_imgspot_img
Kamis 29 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

12 Pelajar Kota Tasikmalaya Hadirkan Angklung Kontemporer, Jadi Kado HUT Kota ke-25

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Rangkaian peringatan Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya tingkat kecamatan resmi berakhir. Kecamatan Tamansari menjadi lokasi penutup rangkaian perayaan di halaman Universitas Mayasari Bakti (UMB), Kamis (29/10/2026).

Acara ini menutup seluruh perayaan yang sebelumnya berlangsung secara bergilir di 10 kecamatan.

Baca Juga: PKS Jabar Buka Peluang Penghasilan Digital, Omzet Peserta Akademi Affiliator Tembus Rp17 Juta

Ratusan warga, pejabat Pemda, unsur forkopincam, mahasiswa, hingga pelajar memadati lokasi acara. Mereka antusias mengikuti penutupan perayaan Kota Tasikmalaya.

Asisten Administrasi Umum Pemda Kota Tasikmalaya Maman Rohman Setiadi menyampaikan arahan resminya. Maman menegaskan peringatan hari jadi memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat.

“Kebersamaan dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat menjadi modal penting dalam mewujudkan Kota Tasikmalaya yang semakin maju, religius, dan sejahtera,”ungkap Maman Rohman Kamis (29/10/2026).

Makna Tema “Langkah Santun Jiwa Tangguh”

Maman menjelaskan bahwa pemerintah daerah sangat membutuhkan peran aktif dan partisipasi warga. Gotong royong menjadi kunci utama keberhasilan program pembangunan daerah.

“Rangkaian peringatan hari jadi Kota Tasikmalaya ditingkat kecamatan sudah berakhir, namun diharapkan semangat kebersamaan dan persatuan masyarakat harus terus terjaga dan diperkuat dalam mewujudkan tema besar Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya, yakni “Langkah Santun Jiwa Tangguh.”,”ujar Maman.

Ia memaparkan makna mendalam di balik tema perayaan tahun ini. Tema tersebut mengajak warga melangkah dengan kesantunan, etika, dan nilai-nilai keislaman.

“Semangat yang telah terbangun dalam semarak hari jadi Kota Tasikmalaya, menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus berkolaborasi, menjaga persatuan, serta berkontribusi nyata dalam mendukung pembangunan Kota Tasikmalaya yang religius, inovatif, maju, dan berkelanjutan,”paparnya.

Pesona Alat Musik Angklung Pelajar SMK Satya Bakti

Penutupan acara di Kecamatan Tamansari semakin meriah dengan kehadiran hiburan musik lokal. Grup Musik Angklung SMK Satya Bakti Tasikmalaya tampil memukau panggung utama.

Sebanyak 12 pelajar SMK Satya Bakti tampil kompak memainkan alat musik bambu tersebut. Penampilan angklung kontemporer ini memikat perhatian seluruh peserta jalan santai.

Kepala SMK Satya Bakti Mukti Arafah Sugandi mengungkapkan alasan menghadirkan pertunjukan budaya. Pihaknya mengenalkan seni tradisional kepada generasi muda di tengah arus modernisasi.

“Kita harus terus mencintai seni-seni tradisional daerah. Musik tradisional Angklung ini tetap kita lestarikan, namun tetap mengikuti serta menyesuaikan perkembangan zaman, sehingga masih tetap digandrungi anak-anak muda sekarang,”ungkap Mukti Arafah.

Mukti menegaskan penampilan angklung ini merupakan kado khusus untuk Kota Tasikmalaya.

“Penampilan hari ini, memang ini khusus hari jadi Kota Tasikmalaya sebagai hadiah istimewa dari SMK Satya Bakti buat dihari jadi ke-25 Kota Tasikmalaya, dan alhamdulilah disambut hangat dan meriah dari para penonton yang hadir,”ujarnya.

Mukti menyampaikan doa agar Kota Tasikmalaya terus maju dan menjaga identitas budaya Sunda.

“Budaya kontemporer Angklung ini, bisa menjadi contoh bahwa budaya tradisional dan modern ini bisa saling mendukung, jadi maju tapi tidak meninggalkan ciri khasnya Sunda Kota Tasikmalaya,”tandasnya.

(Seda)

spot_img

Berita Terbaru