spot_imgspot_img
Sabtu 24 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Pramuka Majalengka Soroti Ancaman Judi Online, Anak Muda Diingatkan Tak Bergantung pada Gawai

MAJALENGKA,FOKUSjabar.id: Gerakan Pramuka Kabupaten Majalengka menyoroti maraknya ancaman judi online dan konten negatif media sosial bagi generasi muda. Pengurus Pramuka mendorong penguatan pendidikan karakter agar anak-anak tidak bergantung penuh pada penggunaan gawai.

Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Majalengka, Eman Suherman, menyampaikan penegasan tersebut dalam Kursus Orientasi Majelis Pembimbing (Mabi). Acara ini berlangsung di Bumi Perkemahan Cibuyut Indah, Kecamatan Cingambul, Jumat-Sabtu (23-24/10/2026).

Baca Juga: Warga Majalengka Ubah Sampah Rumah Tangga Jadi Tabungan, Bank Sampah Ini Punya 62 Nasabah

“Pramuka memiliki tugas yang sangat penting dalam membentuk anak-anak agar menjadi generasi yang hebat dan berakhlakulkarimah. Jangan sampai anak-anak kita justru lebih banyak dididik oleh gawai. Kita harus hadir untuk mendampingi dan mengarahkan mereka,” tegas Eman.

Kegiatan ini menghimpun para pengurus Pramuka dari 26 kecamatan untuk memperkuat tata kelola organisasi. Panitia menghadirkan Sekretaris Komisi Bina Muda Kwartir Nasional (Kwarnas), Kak Rio Ashadi, sebagai pemateri utama.

Eman menjelaskan, Pramuka Kwarcab Majalengka terus memberikan kontribusi nyata dalam mendukung program pembangunan daerah. Anggota Pramuka aktif menjalankan aksi kebersihan Jumat, program rumah tidak layak huni (Rutilahu), hingga aksi tanggap bencana.

“Selama ini Gerakan Pramuka aktif mendukung program Pemkab seperti Gerakan Kebersihan setiap hari Jumat maupun program pemberdayaan masyarakat lainnya seperti Rutilahu dan penanggulangan bencana,” ungkap Eman.

Selain pembenahan karakter, Eman mengajak seluruh anggota Pramuka memperkuat ketahanan pangan keluarga lewat pemanfaatan lahan pekarangan rumah.

Terapkan Falsafah Sunda Dalam Pembinaan Karakter

Sementara itu, Ketua Harian Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Majalengka, Muhammad Umar Ma’ruf, menekankan pentingnya sinergi untuk membentuk jiwa kepemimpinan anak muda.

“Gerakan Pramuka adalah pilar pembinaan karakter bangsa yang melahirkan generasi muda yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, mandiri, dan memiliki jiwa kepemimpinan,” ujar Umar Ma’ruf.

Pria yang juga menjabat Kepala Dinas Pendidikan Majalengka ini mengimbau Pembina Pramuka menyisipkan nilai kearifan lokal Sunda. Ia mendorong penerapan prinsip silih asih, silih asah, silih asuh, serta nilai benar, pinter, dan singer dalam kegiatan pembinaan sehari-hari.

Melalui orientasi ini, Kwarcab Pramuka Majalengka optimistis mampu mencetak generasi muda yang mandiri, berkarakter kuat, serta siap menerjang tantangan era digital.

(Jilly Ortega)

spot_img

Berita Terbaru