CIAMIS,FOKUSJabar.id: Sanksi Komite Disiplin (Komdis) PSSI pasca insiden laga PSGC Ciamis kontra PSIS Semarang memicu evaluasi internal. Manajemen Laskar Singacala merespons tegas keputusan otoritas sepak bola nasional tersebut.
Manajer PSGC Erwan Darmawan menegaskan bahwa klub menerima penuh keputusan tersebut. Pihak manajemen sekaligus menyampaikan permohonan maaf atas insiden di Stadion Galuh pada 17 Oktober 2026 lalu.
Baca Juga: Komdis PSSI Hukum PSIS Semarang Larangan 6 Laga Tandang
Erwan merilis pernyataan resmi ini guna menindaklanjuti keputusan Komdis PSSI tertanggal 20 Oktober 2026.
Dalam keputusan itu, Komdis menghukum PSGC denda Rp15 juta dan larangan suporter pada satu laga tandang kontra PSIS Semarang.
Panitia pelaksana (panpel) pertandingan PSGC juga menanggung denda Rp20 juta akibat kelalaian sistem keamanan. Kelalaian panpel memicu bus rombongan PSIS Semarang terjebak di stadion selama 30 menit.
Manajer PSGC Sebut Hukuman PSSI Sebagai Pembelajaran Berharga
Erwan memandang sanksi disiplin ini sebagai momentum berharga untuk membenahi manajemen tim. Klub berkomitmen memperbaiki sistem penyelenggaraan laga kandang ke depan.
“PSGC menghormati dan menerima keputusan tersebut sebagai bentuk pembelajaran untuk menjadi lebih baik,” ungkap Erwan Darmawan, Rabu (21/10/2026).
Manajemen PSGC mengutarakan rasa prihatin mendalam atas kerusuhan yang mencoreng laga tersebut.
Klub melayangkan rasa simpati kepada seluruh korban terdampak. Pihak manajemen mengutuk keras aksi kekerasan yang mengancam keselamatan orang lain.
Perketat Pengamanan Stadion Galuh Demi Iklim Sepak Bola Aman
Manajemen PSGC menegaskan komitmen tinggi untuk terus menjunjung nilai-nilai sportivitas. Klub bertekad menciptakan iklim sepak bola yang aman bagi pemain, ofisial, hingga suporter.
Kericuhan di Stadion Galuh yang merupakan kandang Laskar Singacala menjadi perhatian serius manajemen.
Lewat sanksi Komdis PSSI ini, PSGC akan memperketat standar pengamanan dan ketertiban pertandingan. Manajemen turut mengajak suporter agar selalu memberikan dukungan secara positif dan damai.
Manajemen berharap insiden ini memberikan pelajaran berharga bagi semua pihak agar pertandingan berikutnya berlangsung aman dan tertib.
(Mia)



