TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Ikatan Purna Anggota DPRD (IPA-DPRD) Kota Tasikmalaya merayakan HUT Kota Tasikmalaya lewat forum diskusi mendalam. Mereka menggelar Refleksi 25 Tahun Kota Tasikmalaya di Restoran Hj. Otjoh, Rabu (21/10/2026).
Puluhan mantan anggota DPRD Kota Tasikmalaya periode 2002 hingga 2025 menghadiri agenda silaturahmi ini.
Baca Juga: Hendak Cari Kayu Bakar, Petani Lansia di Tasikmalaya Meninggal saat Kebun Terbakar
Ketua DPRD Kota Tasikmalaya H. Aslim bersama mantan Wali Kota H. Syarif Hidayat turut mengawal forum tersebut.
Ketua IPA-DPRD Kota Tasikmalaya H. Enjang Bilawini menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi ruang menyalurkan kritik membangun.
“Kami sepakat bahwa siapa pun pemimpinnya, untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kota Tasikmalaya kami siap meluangkan waktu memberikan masukan demi Kota Tasikmalaya yang lebih baik ke depan,” ujar Enjang pada Rabu (21/10/2026).
IPA-DPRD Soroti Sengketa Aset Kota dan Kabupaten Tasikmalaya
Para mantan legislator membedah sejumlah persoalan mendasar di Kota Tasikmalaya. Mereka menyoroti angka kemiskinan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), tata kelola keuangan, hingga masalah sampah.
Namun, ketidakjelasan status aset antara Pemkot dan Pemkab Tasikmalaya menjadi sorotan paling tajam.
Enjang menyayangkan ketidakjelasan aset yang berlarut-larut selama seperempat abad.
“Yang menjadi sorotan utama adalah permasalahan aset Kota dan Kabupaten Tasikmalaya yang hingga kini masih belum menemui titik terang, padahal dalam undang-undang pembentukan wilayah, selambat-lambatnya satu tahun setelah terbentuk, masalah aset sudah diserahkan, nah ini sudah 25 tahun, belum juga selesai,” tegas Enjang.
Ia menuntut ketegasan serta keberanian politik dari Wali Kota dan Bupati untuk menuntaskan sengketa tersebut.
“Sebenarnya belum ada ketegasan dan keberanian dari seorang Kepala daerah untuk menyelesaikan permasalahan aset ini. Padahal kalau pimpinan dua daerah Kota dan kabupaten Tasikmalaya ini berkomitmen untuk kepentingan masyarakat, saya yakin persoalan aset ini, sudah selesai,” lanjutnya.
IPA-DPRD merencanakan pertemuan khusus dengan Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan guna menyerahkan berkas rekomendasi ini.
Ketua DPRD H. Aslim Mengapresiasi Gagasan Purna Legislator
Ketua DPRD Kota Tasikmalaya H. Aslim menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kepedulian para purna dewan.
Ia berjanji membawa seluruh masukan serta kritik dari diskusi ini ke meja pembahasan Pemkot Tasikmalaya.
“IPA-DPRD Kota Tasikmalaya, cukup aktif dalam menyuarakan gagasan-gagasan positif, dan banyak hal-hal yang dihasilkan dan akan menjadi masukan dan pertimbangan pemerintah Kota Tasikmalaya dalam merumuskan serta mengambil kebijakan-kebijakan strategis dalam membangun daerah,” puji Aslim.
Aslim menegaskan bahwa jajaran DPRD siap mengawal aspirasi ini demi mengarahkan kebijakan daerah ke koridor yang benar.
“Saya tadi sudah mendengar masukan-masukan dan kritikan dari teman-teman purna dewan Kota Tasikmalaya, dan ini kita tanpung sebagai aspirasi, dan akan kami sampaikan juga ke pak Wali Kota, untuk bahan pembahasan kami bersama,” pungkasnya.
(Seda)



