spot_imgspot_img
Jumat 16 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Mantan Birokrat Berlabuh, Partai Demokrat Garut Dapat Energi Baru

GARUT, FOKUSJabar.id: Tidak sedikit birokrat Kabupaten Garut Jawa Barat (Jabar) setelah purnabakti memutusakan berlabuh dan bergabung ke Partai Demokrat.

Mereka bertekad untuk melanjutkan pengabdianke masyarakat lewat jalur politik.

Terbaru, mantan Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Neni Nurliana. Berbekal pengalaman panjang di birokrasi, Dia siap berkontribusi membesarkan partai besutan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

BACA JUGA:

Ketua Komunitas Paguyuban Dump Truck Garut Gabung Partai Demokrat

Bergabungnya mantan pejabat tersebut di tandai dengan penyerahan Kartu Tanda Anggota (KTA) di Kantor DPC Partai Demokrat, Jalan Proklamasi, Jayaraga Kecamatan Tarogong Kidul Garut, Jumat (16/10/2026).

Dalam keterangannya, Neni Nurliana mengaku mantap bergabung dengan Partai Demokrat. Dia melihat partai berlambang mercy memiliki visi yang jelas dalam membangun daerah dan peduli terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Saya siap mengabdikan diri dan berkontribusi dengan pengalaman di birokrasi serta organisasi Kepramukaan untuk membesarkan Partai Demokrat,” tegas Bendahara Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Garut.

Ketertarikan dirinya terhadap Partai Demokrat karena dua figur. Yakni, Presiden ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) serta Ketua Umum (Ketum), AHY yang kini menjabat Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan.

Menurutnya, SBY berhasil menjaga stabilitas ekonomi nasional dan mencegah terjadinya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal melalui koordinasi dengan dunia usaha serta pemberian insentif fiskal.

SBY juga mengeluarkan kebijakan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang di iringi dengan peluncuran program Bantuan Langsung Tunai (BLT) serta Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri untuk melindungi masyarakat prasejahtera.

BACA JUGA:

Bupati Garut Perketat Pengawasan TPA Pasir Bajing

“Kiprah dan kebijakan penting Pak SBY selama memimpin Indonesia menggerakan hati Saya untuk ikut menjadi bagian dari Partai Demokrat,” ungkap Neni.

Tak hanya itu, Dia juga menilai Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai figur pemimpin cerdas, merakyat, santun dalam bertutur kata, tegas dalam bersikap dan selalu hadir dengan gagasan-gagasan yang membangun.

“Selain Pak SBY, Saya bergabung ke Partai Demokrat karena melihat Mas AHY sebagai figur pemimpin yang santun, berwibawa dan mampu merangkul semua kalangan,” ungkapnya.

“Di bawah kepemimpinan Mas AHY, Demokrat tampil sebagai partai yang modern, terbuka untuk semua kalangan dan konsisten mengedepankan politik santun yang membawa solusi bagi rakyat,” Neni menambahkan.

Ketua DPC Partai Demokrat Gatrut, Aman Nurjaman menyambut baik bergabungnya mantan Sekretaris Dispora. Hal ini di nilai sebagai kepercayaan masyarakat.

Kehadiran tokoh birokrat ini akan menjadi energi baru dan memperkuat struktur partai dalam menghadapi kontestasi Pemilu mendatang dengan kekuatan penuh.

BACA JUGA:

Setetes Darah Sejuta Harapan, Donor Darah DPC Demokrat Garut

“Alhamdulillah, kami sangat menyambut baik. Bergabungnya para mantan pejabat, pengusaha dan tokoh masyarakat menunjukkan bahwa Demokrat memiliki daya tarik dan mendapat kepercayaan,” singkat Aman Nurjaman.

Sebelumnya, Ketua Komunitas Paguyuban Dump Truck Garut, Devi Andriandi bergabung ke Demokrat.

Devi menyebut, visi dan misi Partai Demokrat sudah terlihat dan di rasakan masyarakat ketika berada di dalam maupun di luar lingkaran pemerintahan.

Partai Demokrat selalu stabil dan konsisten dalam mengambil setiap keputusan. Baik untuk kepentingan masyarakat menengah ke bawah hingga pelaku UMKM dan pengusaha menengah ke atas.

“Kader Demokrat yang duduk di eksekutif dan legislatif selalu berjuang untuk kepentingan masyarakat. Tak terkecuali pelaku UMKM dan pengusaha,” ungkap Devi

(Bambang Fouristian)

spot_img

Berita Terbaru