BANDUNG,FOKUSjabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengambil langkah tegas guna memperketat pengawasan fasilitas lalu lintas. Kebijakan integrasi kamera pengawas (CCTV) ini bergulir setelah aksi pencurian kabel menyasar perangkat traffic light di sejumlah persimpangan vital.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan, penggabungan ini melibatkan kamera pemantau milik berbagai instansi. Jaringan tersebut mencakup instansi Pemkot Bandung, Dinas Perhubungan (Dishub), Polda Jabar, Polrestabes Bandung, hingga pemukiman warga di tingkat kelurahan dan RT/RW.
Baca Juga: Pemkot Bandung Ajukan Rp800 M Atasi Banjir Bandung Timur
“Yang pasti kita akan melakukan integrasi CCTV. CCTV kan tidak cuma punya Pemkot, ada punya Dishub, Polda, Polres, hingga tingkat RT/RW dan kelurahan,” kata Farhan, Sabtu (3/10/2026).
Akses Lintas Instansi Siapkan Respons Cepat Petugas Lapangan
Sistem terpadu ini memungkinkan berbagai instansi memanfaatkan data rekaman secara bersama-sama. Penggunaan platform tunggal ini bertujuan memangkas waktu respons saat tim mengendus potensi gangguan keamanan di jalan raya.
“Nah, itu kita integrasikan dalam sebuah sistem. Sistem ini nanti kami bagikan bersama,” ujarnya.
Farhan menambahkan, petugas gabungan akan langsung bergerak ke lokasi ketika sistem mendeteksi pergerakan atau aktivitas mencurigakan.
“Pada saat bersamaan, apabila kita mendapatkan satu peringatan (warning), kita langsung turun,” katanya.
Lima Titik Lampu Merah Lumpuh
Kasus pencurian kabel melumpuhkan perangkat traffic light di lima lokasi berbeda. Petugas terpaksa menerapkan pengaturan arus kendaraan secara manual demi menjaga keselamatan serta kelancaran para pengguna jalan.
Kepala Dishub Kota Bandung Rasdian Setiadi menjelaskan, teknisi memerlukan waktu untuk merakit ulang komponen pengganti sebelum memasangnya kembali di persimpangan.
“Masih proses. Itu perlu kita rakit lagi. Minimal kita seminggu untuk merakitnya lagi,” kata Rasdian.
Aksi kejahatan ini menyasar beberapa wilayah strategis. Kawasan Kecamatan Regol menjadi salah satu titik terdampak, seperti area sekitar PT INTI dan Simpang Patung Ikan. Pelaku juga menggasak kabel fasilitas umum di Jalan Pungkur, persimpangan Tamblong-Naripan, serta kawasan Puteran Sunda.
(Yusuf Mugni)



