MAJALENGKA,FOKUSjabar.id: Hambatan biaya kuliah kerap menghalangi impian anak-anak dari keluarga sederhana untuk menempuh pendidikan tinggi. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka bersama Pemerintah Kabupaten Majalengka menghadirkan solusi nyata melalui program Beasiswa Satu Desa Satu Sarjana.
Kolaborasi strategis ini tidak hanya menanggung biaya kuliah para mahasiswa, tetapi juga membuka peluang emas bagi generasi muda di pelosok desa untuk merengkuh gelar sarjana.
Baca Juga: MPP Majalengka Layani 38.739 Warga, Ini Bidikan DPMPTSP
Sinergi BAZNAS dan Pemkab Majalengka
Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, Agus Asri Sabana, menegaskan bahwa pimpinan daerah terus mendorong pemerataan akses pendidikan tinggi bagi seluruh warga.
“Bantuan ini merupakan bentuk kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Majalengka dalam mewujudkan cita-cita Bupati dan Wakil Bupati melalui program Satu Desa Satu Sarjana,” ujar Agus seusai penyerahan beasiswa kepada sembilan mahasiswa Politeknik Mardira Indonesia, Rabu (30/9).
Angin Segar Bagi Mahasiswa Penerima Bantuan
Manfaat program ini langsung menyentuh para mahasiswa. Rizki Nurdiansyah, mahasiswa Teknologi Rekayasa Multimedia asal Desa Cibuluh, Kecamatan Argapura, merasakan kemudahan setelah memperoleh bantuan tersebut.
“Alhamdulillah, ketika ada beasiswa ini semuanya jadi lebih ringan. Ada backup dari Baznas,” ujar Rizki.
Perasaan syukur serupa mengalir dari Aida Nur Aenia, mahasiswa semester tujuh di salah satu kampus di Majalengka. Sejak awal masuk kuliah, Aida yang tumbuh dalam keluarga sederhana terus berjuang mencari celah bantuan pendidikan.
“Sangat membantu karena saya juga dari keluarga yang biasa-biasa saja. Dari awal masuk kuliah saya mencari beasiswa dan alhamdulillah kali ini berkesempatan mendapatkan program ini. Bantuan ini cukup di luar ekspektasi saya,” kata Aida.
Amanah Muzaki Untuk Pencetak Prestasi Desa
Agus menjelaskan bahwa dana beasiswa ini murni bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah yang masyarakat percayakan kepada BAZNAS.
“Ini adalah amanah dan titipan dari para muzaki yang telah menitipkan zakatnya melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka,” katanya.
Pihaknya menaruh harapan besar agar para penerima mampu menyelesaikan masa studi dengan catatan prestasi yang membanggakan.
“Harapan kami, para mahasiswa penerima bantuan ini dapat menjadi mahasiswa yang berprestasi dan nantinya memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
BAZNAS merancang program ini agar kelak para alumni dapat berganti peran menjadi muzaki baru. Langkah ini akan menggerakkan roda ekonomi desa sekaligus membawa dampak positif saat mereka kembali membangun kampung halaman masing-masing.



