TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Mantan Wakil Presiden ke-13 RI, Prof. Dr. KH Ma’ruf Amin, melantik 34 pengurus Forum Musyawarah Ulama Pesantren (Formula Tren) Tasikmalaya Raya, Minggu (27/9/2026).
Ketua Umum Pusat Formula Tren tersebut memimpin langsung prosesi pelantikan di Pondok Pesantren Khoerul Falah Jompong, Kecamatan Bojongasih, Kabupaten Tasikmalaya.
Baca Juga: Anggaran Dipangkas Tinggal Rp30 Juta, Karang Taruna Kota Tasikmalaya Tetap Solid Gelar BBKT ke-66
Ratusan warga, santri, serta tokoh masyarakat kawasan Tasikmalaya Selatan menyambut kehadiran KH Ma’ruf Amin dengan antusias tinggi.
Anggota DPR RI Fraksi PKB H. Oleh Soleh bersama Ketua DPC Formula Tren Tasikmalaya Raya Drs. KH Holis Nazmudin menyaksikan agenda penting ini.
Jajaran Muspida serta perwakilan DPC Formula Tren asal Brebes, Tegal, dan Cirebon turut mengawal acara tersebut.
Wadah perjuangan ini mengusung motto “Berjuang Maslahat Mewujudkan Misi Umat, Aksi Bersinergi Membangun Negeri”.
Lembaga ini menaungi wilayah Kabupaten Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, hingga Kabupaten Pangandaran.
Pesan Tegas KH Ma’ruf Amin untuk Ulama
KH Ma’ruf Amin menyampaikan arahan khusus usai melantik jajaran kepengurusan baru.
Beliau meminta para ulama mempererat persatuan serta merangkul pemerintah demi memajukan bangsa.
Beliau menyoroti gempuran disinformasi media sosial yang sering membingungkan masyarakat.
“Sekarang ini banyak umat yang mengalami pembelokan dan penyimpangan informasi yang tidak jelas, sehingga umat kebingungan. Garis antara kebenaran dan kesalahan menjadi samar,” ujar KH Ma’ruf di hadapan ratusan tamu undangan.
Mantan Wapres ini menegaskan ulama memikul tanggung jawab besar pada era modern.
Ulama wajib bergerak aktif menuntun masyarakat agar selalu berjalan pada syariat Islam.
Wadah Sinergi Pesantren dan Umat
Ketua DPC Formula Tren Tasikmalaya Raya, Drs. KH Holis Nazmudin, mengucap syukur atas kedatangan KH Ma’ruf Amin.
Ia menegaskan forum ini hadir guna menyatukan langkah lembaga pesantren dan pendidikan keagamaan.
Ketua Panitia Pelaksana, Herliman, mencatat kehadiran lebih dari 250 undangan resmi.
Perwakilan Kementerian Agama serta pemerintah daerah ikut menguatkan legalitas organisasi ini. Terlebih kehadiran Formula Tren Tasikmalaya Raya bakal memperkokoh sinergi ulama dan pemerintah dalam menjawab tantangan zaman.
(Abdul Latif)



