PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Kondisi bekas Stasiun Cijulang di Kabupaten Pangandaran memprihatinkan. Bangunan bersejarah yang menjadi titik akhir jalur kereta api Banjar-Cijulang ini masih berdiri kokoh meski tanaman liar menyelimuti area sekitarnya.
Bangunan stasiun ini berlokasi di Jalan Bandara Nusawiru, Dusun Kalenwadas, Desa Cijulang, Kecamatan Cijulang.
Baca Juga: Atap Terminal Kalipucang Pangandaran Rontok, Begini Rencana Perbaikannya
Pantauan di lokasi menunjukkan plesteran dan cat dinding bata merah mengelupas di banyak bagian, Sabtu (26/9/2026). Tanaman liar dan sampah daun kering mengotori bagian dalam bangunan.
Meski tidak beroperasi selama puluhan tahun, stasiun ini masih mempertahankan bentuk aslinya. Jendela berteralis besi masih menempel rapat di beberapa sisi bangunan.
Jejak Jalur Kereta Api Banjar-Cijulang
Bekas Stasiun Cijulang merupakan ujung jalur kereta api Banjar-Cijulang atau jalur BanCi sepanjang 82 kilometer. Rute ini dahulu menghubungkan Banjar, Banjarsari, Padaherang, Kalipucang, Ciputrapinggan, Pangandaran, Parigi, hingga Cijulang.
Pemerintah Hindia Belanda membangun jalur ini sejak November 1913 untuk mengangkut hasil pertanian dan perkebunan.
Kereta api melintasi sejumlah jembatan dan empat terowongan megah, yakni Terowongan Batulawang, Hendrik, Juliana, serta Wilhelmina. Stasiun Cijulang memiliki bangunan berbentuk segi empat berukuran 24,40 meter x 5,70 meter.
Layanan kereta api di jalur ini berhenti secara bertahap. Pengelola menutup rute Pangandaran-Cijulang pada 1981 dan menyusul rute Banjar-Pangandaran pada 1984.
Pemkab Pangandaran Proses Penetapan SK Cagar Budaya
Meski kondisinya terbengkalai, Pemkab Pangandaran melangkah cepat untuk menyelamatkan aset bersejarah ini.
Kepala Bidang Kebudayaan Disparbud Pangandaran Sulastri mengonfirmasi bahwa Tim Ahli Cagar Budaya telah rampung menilai kondisi bangunan stasiun.
“Untuk eks Stasiun Cijulang sudah ada penilaian dari Tim Ahli Cagar Budaya dan sedang proses penetapan SK cagar budayanya. Sudah masuk Data Pokok Kebudayaan juga,” kata Sulastri.
Selain bekas Stasiun Cijulang, Disparbud Pangandaran juga mendaftarkan bekas Stasiun Pangandaran ke dalam Data Pokok Kebudayaan sebagai objek diduga cagar budaya.
(Sajidin)



