CIAMIS,FOKUSJabar.id: Semen Padang FC enggan mengulang kesalahan yang menyebabkan mereka kehilangan poin pada laga sebelumnya. Menjelang duel sengit menghadapi PSGC Ciamis di Stadion Galuh, jajaran pelatih Kabau Sirah memberikan perhatian ekstra terhadap tingkat konsentrasi para pemain hingga peluit panjang berbunyi.
Pelatih Semen Padang FC, Nil Maizar, menegaskan bahwa tim pelatih menjadikan penurunan fokus di menit-menit krusial sebagai bahan evaluasi utama seusai meraih hasil imbang pada pertandingan terakhir.
Baca Juga: “Sepak Bola Bukan di Atas Kertas”, Heri Kiswanto Kirim Pesan Tegas Jelang PSGC vs Semen Padang
Nil mengungkapkan bahwa tim telah mematangkan strategi penjagaan dan penguatan fokus melalui sesi latihan intensif sebelum bertolak ke markas PSGC Ciamis.
“Kita sudah evaluasi di latihan dan berdiskusi dengan pemain. Kita fokus penjagaan di menit-menit terakhir. Apalagi pertandingan mau habis, itu harus diperhatikan dan difokuskan,” kata Nil dalam konferensi pers virtual, Jumat (25/9/2026).
Kelengaian Kecil Berdampak Vital pada Hasil Laga
Nil mengingatkan bahwa kehilangan fokus selama beberapa detik saja dapat mengubah hasil akhir pertandingan secara drastis. Karena itu, ia menuntut jajaran pemain tampil disiplin mengawal pergerakan lawan sepanjang pertandingan.
“Jangan kita kehilangan penjagaan. Kalau kehilangan fokus, kehilangan konsentrasi, kita tidak mendapatkan hasil maksimal di setiap pertandingan,” ujarnya.
Selain memperkuat barisan pertahanan, Nil juga mendesak para pemain depan agar tampil lebih klinis saat menyelesaikan peluang. Sektor serang menjadi perhatian penting mengingat kesempatan mencetak gol kerap datang sangat terbatas.
“Siapa pun yang berada di depan gawang besok, terutama di final third, kalau ada kesempatan mencetak gol, usahakan mencetak gol. Peluang di depan gawang itu jarang datang dengan begitu banyak,” tuturnya.
Persiapan Singkat dan Pembenahan Taktik Transisi
Semen Padang FC sebenarnya hanya mengantongi waktu persiapan yang relatif terbatas menjelang laga tandang ini. Seusai menghadapi Persijap Semarang, skuad Kabau Sirah langsung menggelar latihan pemulihan pada hari Rabu, lalu melanjutkan dengan pemantapan taktik sehari menjelang pertandingan.
“Kita punya waktu sekitar tiga hari. Mudah-mudahan semua kelemahan dan kekurangan yang kita perbaiki kemarin tidak terjadi lagi di pertandingan melawan Ciamis,” katanya.
Nil menegaskan bahwa seluruh anggota tim tetap menaruh rasa hormat terhadap kekuatan PSGC Ciamis. Ia menganggap laga di Stadion Galuh sebagai ajang pembuktian atas pembenahan taktik transisi tim, baik saat menyerang maupun bertahan.
“Bagaimana transisi dari attack to defend dan defend to attack, jangan ada gap atau jarak. Itu yang kita coba perbaiki,” pungkasnya.
(Mia)



