PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Jumlah kunjungan wisatawan ke enam destinasi yang dikelola Pemerintah Kabupaten Pangandaran mencapai sekitar 4,9 juta kunjungan sepanjang 2025.
‎Pemerintah Kabupaten Pangandaran berharap angka tersebut kembali meningkat seiring rencana reaktivasi jalur kereta api Banjar-Cijulang.
‎Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran Dadan Sugistha mengatakan, jalur kereta tersebut nantinya dapat menjadi alternatif transportasi bagi wisatawan yang hendak berkunjung ke Pangandaran.
Baca Juga: Kereta Api Aktif Lagi, Hotel Pangandaran Harus Siap Tampung Wisatawan
‎”Enam destinasi yang dikelola Pemda tahun kemarin 2025 sekitar 4,9 juta wisatawan,” ujarnya Senin, (21/9/2026).
‎Menurutnya, reaktivasi kereta berpotensi memberikan kemudahan akses menuju Pangandaran. Namun, peningkatan kunjungan harus diikuti kesiapan berbagai sektor pariwisata.
‎”Iya, pasti mudah-mudahan bisa. Tapi betul kita juga harus siap. Harus dibarengi oleh kesiapan kita,” katanya.
‎Salah satu yang disiapkan adalah destinasi wisata. Pemkab Pangandaran akan mengembangkan destinasi yang selama ini tingkat kunjungannya masih rendah.
‎Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan lebih banyak pilihan kepada wisatawan sekaligus memperpanjang lama tinggal mereka di Pangandaran.
Baca Juga: KA Banjar-Cijulang Direaktivasi, Ini Target Disparbud Pangandaran
‎Selain destinasi, kesiapan hotel juga menjadi perhatian. Hotel diharapkan mampu menampung wisatawan dalam jumlah lebih besar, termasuk menyediakan fasilitas pertemuan untuk mendongkrak kunjungan pada hari kerja.
‎Pemkab juga melihat reaktivasi jalur kereta sebagai peluang investasi di sektor pariwisata, khususnya pembangunan hotel dan properti.
‎”Ini tantangan kita, investasi nanti. Membuka supaya investor-investor, terutama properti hotel, semakin banyak di Pangandaran,” ujarnya.
(Sajidin)



