CIAMIS,FOKUSJabar.id: Naila Amalia Hilya Ramadhani, atlet usia dini asal Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, menorehkan prestasi membanggakan. Siswi Kelas II SD Negeri 1 Pamarican ini sukses meraih Juara 1 Kategori Tanding Kelas A Mini Usia Dini I pada Kejuaraan Pencak Silat Kota Banjar Challenge II Tahun 2026.
Gelar Ajang Sayap Putih Nusantara dan IPSI Kota Banjar
Sayap Putih Nusantara bekerja sama dengan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Banjar menyelenggarakan kejuaraan tersebut di Langensari Sport Center, Kota Banjar, Sabtu (05/9/2026).
Baca Juga: RSUD Ciamis Dapat CT Scan 64 Slice dari Kemenkes, Layanan Kesehatan Makin Canggih
Capaian manis Naila menghadirkan kebanggaan besar bagi keluarga, pihak sekolah, serta warga Kecamatan Pamarican.
Naila menunjukkan keberanian dan penguasaan teknik luar biasa saat berhadapan dengan pesilat muda dari berbagai daerah. Putri dari pasangan Baehaki Efendi dan Nur Ani Fatullailiyah ini tampil penuh percaya diri sepanjang pertandingan.
Gojlokan Kontingen Perisai Diri Kota Banjar
Naila bertanding membawa nama Kontingen Perisai Diri Kota Banjar, lembaga yang aktif membina atlet pencak silat usia dini di wilayah Kota Banjar dan sekitarnya. Ketenangan arena, mental juara, dan ketajaman teknik menjadi kunci utama Naila memenangi gelar tertinggi.
“Prestasi ini tentu sangat membanggakan. Kami berharap Naila bisa terus berkembang, dan ke depannya mampu meraih medali emas dalam berbagai kejuaraan berikutnya,” kata pelatih Perisai Diri Tono Tarsono, Sabtu (5/9/2026).
Pentingnya Pembinaan Usia Dini
Tono menegaskan bahwa kemenangan Naila membuktikan vitalnya peran pembinaan atlet sejak dini dalam mencetak pesilat tangguh.
“Dengan latihan intensif sejak usia dini bisa menghasilkan prestasi seperti ini,” ucapnya.
Ia optimistis pesilat binaannya mampu melangkah hingga level nasional maupun internasional.
“Dengan semangat, disiplin, kerja keras dan dukungan dari keluarga serta pelatih, generasi muda memiliki peluang besar untuk mengharumkan nama daerah,” jelasnya.
Tono berharap keberhasilan Naila menyuntik inspirasi bagi murid-murid SDN 1 Pamarican lainnya. Tentunya untuk berani mengasah bakat hingga merangkai mimpi besar.
(Husen Maharaja)



