spot_imgspot_img
Senin 14 September 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Bulog Percepat Bantuan Pangan di Depok, 102.140 Penerima Dapat 3.064 Ton Beras

DEPOK, FOKUSJabar.id: Perum Bulog mempercepat distribusi Bantuan Pangan Beras di Kota Depok, Jawa Barat (Jabar) pada Minggu, 13 September 2026.

Percepatan di lakukan agar bantuan untuk masyarakat yang masuk dalam daftar penerima dapat segera tersalurkan, sekaligus mengejar penyelesaian distribusi untuk alokasi Juli hingga September 2026.

BACA JUGA:

Anomali Beras Fortifikasi Diusut Pemerintah, 93 Persen Sampel Bermasalah

Salah satu titik penyaluran berada di Kantor Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos, Kota Depok.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian percepatan yang di lakukan Bulog di tengah proses distribusi bantuan pangan secara nasional yang masih terus berlangsung.

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani turut memantau langsung kegiatan penyaluran di lokasi tersebut.

Untuk seluruh Kota Depok, program Bantuan Pangan Beras tercatat menyasar 102.140 Penerima Bantuan Pangan (PBP). Total beras yang di alokasikan mencapai 3.064.200 kilogram atau sekitar 3.064,2 ton.

Khusus di Kelurahan Jatijajar, jumlah penerimanya mencapai 2.204 PBP dengan alokasi sebanyak 66.120 kilogram beras.

Rangkaian kegiatan di Jatijajar di awali dengan touring Bulog Bikers Community (BBC) menuju lokasi penyaluran.

Ahmad Rizal mengatakan, kehadiran Bulog bersama komunitas tersebut sekaligus di manfaatkan untuk memastikan bantuan pemerintah benar-benar di terima masyarakat yang telah di tetapkan sebagai penerima.

“Bulog hadir bersama BBC bukan sekadar untuk touring. Tetapi sekaligus menunjukkan kepedulian kita terhadap masyarakat. Kami ingin memastikan amanah penyaluran Bantuan Pangan ini benar-benar sampai kepada penerima yang berhak. Khususnya di Kota Depok,” ujarnya.

Percepatan distribusi tetap di lakukan meskipun penyaluran berlangsung pada hari Minggu.

Bulog tengah mengejar penyelesaian bantuan pangan untuk periode Juli, Agustus dan September 2026.

Secara nasional, realisasi distribusi kepada PBP pada pertengahan September telah mendekati 55 persen. Sehingga jajaran Bulog di berbagai wilayah terus di dorong untuk mempercepat proses penyaluran.

BACA JUGA:

KM Virgo Transport 8 Terbalik di Laut Jawa, 6 Orang Tewas

Ahmad Rizal menjelaskan, percepatan tersebut juga berkaitan dengan kelanjutan program bantuan pangan pada periode berikutnya.

“Hari Minggu penyaluran tetap berjalan, kami terus percepat agar alokasi Juli sampai September dapat segera di selesaikan. Terlebih, Presiden telah mengarahkan agar Bantuan Pangan kembali di lanjutkan untuk periode Oktober hingga Desember 2026. Sehingga kesiapan stok, operasional dan distribusi harus terus kita jaga,” tegasnya.

Dalam cakupan yang lebih luas, bantuan pangan beras di Jawa Barat memiliki sasaran 6.039.551 PBP. Total pagu yang di siapkan untuk wilayah provinsi tersebut mencapai 181.186.530 kilogram beras atau lebih dari 181 ribu ton.

Penyaluran di Depok menjadi salah satu bagian dari distribusi bantuan yang di lakukan hingga tingkat kelurahan untuk menjangkau masyarakat yang masuk dalam sasaran program.

Bulog menegaskan, beras yang di berikan melalui program Bantuan Pangan di peruntukkan bagi kebutuhan masyarakat penerima.

Bantuan tersebut tidak boleh di perjualbelikan kembali. Karena itu, penerima di imbau memanfaatkan beras yang di terima untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga sesuai tujuan program.

Untuk mendukung kelancaran distribusi, Bulog juga menyiapkan berbagai kebutuhan operasional.

Kesiapan stok beras, pergudangan, transportasi hingga jaringan distribusi menjadi bagian yang di perhatikan selama proses penyaluran.

Koordinasi di lakukan bersama pemerintah daerah, aparat setempat, transporter dan pihak terkait agar bantuan dapat di berikan sesuai prinsip tepat sasaran, tepat jumlah, tepat waktu dan tepat kualitas.

Selain penyaluran Bantuan Pangan Beras, kegiatan di Kelurahan Jatijajar pada Minggu, 13 September 2026, juga di isi dengan penyerahan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kepada pengemudi ojek online serta pemberian santunan kepada anak yatim.

Rangkaian tersebut menjadi bagian dari kegiatan Bulog untuk memperkuat keterlibatan perusahaan dalam pelayanan dan kepedulian kepada masyarakat.

Percepatan di Depok di lakukan bersamaan dengan persiapan distribusi bantuan untuk periode Oktober hingga Desember 2026.

Dengan jumlah sasaran 102.140 PBP dan alokasi 3.064.200 kilogram beras di Kota Depok, Bulog masih melanjutkan proses distribusi secara bertahap hingga target alokasi Juli-September terselesaikan.

Kesiapan stok, operasional dan jaringan distribusi juga terus di jaga untuk mendukung penyaluran bantuan pada periode berikutnya.

(Jingga Sonjaya/berbagai sumber)

spot_img

Berita Terbaru