BANDUNG, FOKUSJabar.id: Ketua Umum KONI Jabar, M. Budiana menitipkan nama baik daerah sebagai provinsi juara. Hal tersebut di ungkapkan saat melepas tim kabaddi Jabar untuk mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) tahun 2026 di Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Rawamangun, Jakarta, 1-3 September 2026.
“Jawa Barat sudah di kenal sebagai provinsi terbaik dalam pembinaan olahraga prestasi. Karena itu, saya titip nama baik Jabar, nama baik FOKSI Jabar dan nama baik KONI Jabar pada saat kejurnas nanti,” kata Ketua Umum KONI Jabar, M. Budiana saat melepas tim kabaddi Jabar di gedung KONI Jabar, Jalan Pajajaran Kota Bandung, Selasa (1/9/2026).
BACA JUGA:
PSGC Ciamis Siapkan 2 Laga Uji Coba Sebelum Kompetisi Liga 2
Sebagai cabang olahraga full body contact, Budiana mengingatkan atlet untuk mengatur manajemen emosi. Pengelolaan emosi yang baik di yakini mampu mengoptimalkan teknik maupun strategi yang di latih pada saat bertanding menghadapi lawan di atas matras.
“Kalau pengelolaan emosinya tidak paten, akan sulit mengeluarkan kemampuan terbaik yang sudah di ajarkan saat berlatih,” dia menambahkan.
Meski cabang olahraga yang baru di resmikan sebagai anggota KONI Jabar di tahun 2025, Kabaddi berkembang cukup baik di Tanah Pasundan.
Hal ini berkat kepedulian dari Ketua Umum FOKSI Jabar Uung Tanuwidjaya beserta jajaran pengurus untuk melakukan pembinaan prestasi dan pengembangan organisasi.
“Jawab kepedulian Pak Uung dan semua jajaran pengurus FOKSI Jabar ini dengan prestasi yang di raih di kejurnas,” kata Budiana.
Secara khusus, Budiana mengingatkan para atlet untuk tampil semaksimal mungkin pada Kejurnas Kabaddi tahun 2026. Pasalnya, keikutsertaan Jabar pada kejurnas kabaddi tahun 2026 merupakan yang pertama.
“Adik-adik atlet ini harus bangga menjadi atlet Kabaddi Jabar karena sebagai pionir. Karena itu, catatkan sejarah tidak hanya sebagai pionir tapi mampu memberikan prestasi maksimal. Dan pembuktiannya pada saat kejurnas nanti,” kata Budiana.
Ketua Umum FOKSI Jabar, Uung Tanuwidjaya menuturkan, Jabar menurunkan 20 atlet untuk mengikuti kejurnas Kabaddi tahun 2026. Terdiri dari 10 atlet putra dan 10 atlet putri yang akan di dampingi 4 orang pelatih dan 3 orang ofisial tim.
BACA JUGA:
11 Atlet Jabar Lolos ke Timnas Silat Indonesia untuk Kejuaraan Dunia
“Atlet-atlet yang di siapkan untuk kejurnas ini merupakan hasil seleksi yang kita lakukan jauh-jauh hari. Mereka sudah mempersiapkan diri menghadapi kejurnas ini dengan mengikuti pemusatan latihan selama satu pekan untuk pemantapan teknik dan fisik,” kata Uung.
Kejurnas Kabaddi tahun 2026 akan mempertandingan dua nomor di kategori antarprovinsi. Yakni nomor standar style dan super five di kelompok putra dan putri.
Selain itu, akan juga di pertandingkan kategori antarperguruan tinggi. Yakni di nomor super five dan three star di kelompok putra dan putri.
“Kita akan mengikuti semua nomor di kategori antarprovinsi yakni standar dan super five putra maupun putri. Sedangkan di kategori antarperguruan tinggi, Jabar di wakili Universitas Darul Ma’arif (UDM) Indramayu yang turun di nomor super five putra dan three star putra. Semoga kita bisa meraih hasil maksimal. Baik di kategori antarprovinsi maupun perguruan tinggi, dengan membawa pulang medali emas,” harap Uung.
Pada kategori antarprovinsi, tim Jabar akan bersaing dengan Bali, Kalimantan Timur, Jawa Timur, Sumatera Barat, Lampung dan tuan rumah DKI Jakarta di nomor standar syle.
Sedangkan di nomor super five, akan bersaing dengan Bali, Banten, Kalimantan Timur, Jawa Timur, Sumatera Barat, Lampung dan tuan rumah DKI Jakarta.
(ageng)



