GARUT, FOKUSJaar.id: Bupati Garut Jawa Barat (Jabar), Abdusy Syakur Amin menghadiri acara Pelantikan Rektor Institut Teknologi Garut (ITG) periode 2026–2031 di Ballroom Al Musaddadiyah, Kecamatan Tarogong Kidul, Sabtu (22/8/2026).
Syakur mengapresiasi kontribusi historis Yayasan Al Musaddadiyah yang di nilai konsisten mendukung pembangunan daerah.
BACA JUGA:
Bupati Garut Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak di Klinik Utama Armina
Bupati Garut optimistis, peran lembaga pendidikan ini akan semakin strategis di masa depan. Terutama dalam pemanfaatan teknologi informasi untuk mempermudah pekerjaan publik maupun pemerintahan.
“Alhamdulillah kita bisa mendapatkan kehormatan itu. Banyak alumni-alumni ITG yang sudah berkiprah di Pemerintah Kabupaten Garut,” imbuhnya.
Pihaknya menyampaikan terima kasih atas sinergi yang terjalin erat antara ITG dan Pemkab Garut.
Bupati juga berharap, kepemimpinan rektor yang baru dapat semakin memperkuat serta meningkatkan kontribusi perguruan tinggi tersebut bagi kemajuan daerah.
Rektor ITG 2026–2031, Hilmi Aulawi mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada pihak yayasan, senat, pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni serta para mitra atas kepercayaan yang di berikan.
Menurutnya, amanah ini bukan sekadar jabatan, melainkan bentuk tanggung jawab besar.
Menghadapi dinamika lima tahun ke depan, Hilmi menyoroti pesatnya perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang telah mengubah lanskap peradaban dunia dan memunculkan berbagai profesi baru.
Kondisi ini menuntut pembelajaran mahasiswa yang lebih personal, fleksibel, kontekstual dan melekat pada persoalan nyata.
“Oleh sebab itu, kita harus mampu memanfaatkan AI sebagai nilai plus dalam transformasi pembelajaran, penelitian, pelayanan akademik, pengambilan keputusan dan inovasi dengan tetap menjaga integritas akademik, etika serta nilai kemanusiaan,” tegas Hilmi.
BACA JUGA:
Dari Garut Selatan Pemuda Bersatu Desa Tegalega Dukung Kondusivitas Nasional
Bupati menambahkan, orientasi perguruan tinggi kini terus berkembang. Yakni dari teaching university beralih ke research university, di dorong menjadi entrepreneur university dan kini menguat menuju impactful university.
Menurutnya, tahapan ini merupakan perluasan peran perguruan tinggi.
“Maka dari itu, ITG harus tetap unggul dalam pembelajaran, produktif dalam penelitian, mampu melahirkan inovasi dan kewirausahaan sekaligus memastikan seluruh pengetahuan yang di hasilakan bisa memberikan dampak secara nyata,” tutupnya.
(Bambang Fouristian)



