CIAMIS,FOKUSJabar.id: Masyarakat Desa Bangunharja, Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis, menggelar tradisi ngikis dalam rangka menyambut peringatan Hari Jadi desa yang ke-198, Sabtu (15/8/2026). Rangkaian kegiatan ini diisi dengan ziarah serta doa bersama di sejumlah makam leluhur dan tokoh perintis desa.
Tradisi ngikis menjadi momentum penting untuk membuka kembali ingatan kolektif masyarakat terhadap sejarah, perjuangan, serta jasa para pendahulu yang membangun wilayah Bangunharja.
Baca Juga: Sudah Legal tapi Belum Jalan Optimal, KDKMP di Ciamis Terkendala Lahan dan Pengurus
Warga beserta tokoh masyarakat mengawali kegiatan dengan berkumpul di halaman Kantor Desa Bangunharja. Rombongan kemudian berjalan bersama menuju lokasi makam para leluhur yang memiliki nilai sejarah tinggi bagi warga setempat.
Ziarah ke Makam Tokoh Perintis dan Mantan Kepala Desa
Rombongan menziarahi sejumlah makam tokoh penting, di antaranya makam Buyut Naladipa, Buyut Ardaen, Buyut Arpangi, Buyut Arintadisastra, Buyut Sumantadisastra, Buyut Wilapraja, serta Buyut Wilasupadma. Selain itu, warga juga mendatangi makam para mantan Kepala Desa Bangunharja yang pernah memimpin wilayah tersebut.
Acara ngikis sekaligus menjadi wadah silaturahmi bagi para sesepuh desa. Warga memanfaatkan momen ini untuk memanjatkan doa bersama demi kemajuan Desa Bangunharja serta kesejahteraan dan keberkahan seluruh masyarakat.
Sarana Edukasi Sejarah bagi Generasi Muda
Tokoh masyarakat setempat, Carikin, menilai bahwa sebagian warga khususnya generasi muda belum mengetahui secara utuh rekam jejak para perintis desa.
Ia menegaskan bahwa kegiatan ngikis menjadi sarana efektif untuk menelusuri kembali jejak sejarah sekaligus mempererat hubungan antargenerasi di Desa Bangunharja.
(Eko Andryanto)



