spot_imgspot_img
Senin 10 Agustus 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Bupati Garut Lepas 32 Pramuka Penggalang ke Jamnas 2026

GARUT, FOKUSJabar.id: Bupati Garut Jawa Barat (Jabar), Abdusy Syakur Amin melepas Kontingen yang akan mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) Tahun 2026 di Cibubur di Lapangan Apel Setda, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (10/8/2026).

Pada Jamnas 2026, Kabupaten Garut mengutus 32 anggota Pramuka Penggalang yang terbagi dalam dua regu putra dan putri. Masing-masing 16 orang.

BACA JUGA:

Bupati Garut Cek Rehabilitasi Jalan Limbangan–Selaawi

Kontingen tersebut di dampingi empat Pembina Pendamping yang terdiri atas dua putra dan dua putri serta dua Pimpinan Kontingen yang terdiri atas satu putra dan satu putri.

Bupati Garut mengucapkan selamat bertugas dan selamat jalan kepada seluruh rombongan Kwartir Cabang (Kwarcab) Garut.

Dia menegaskan, Jamnas merupakan agenda strategis yang memiliki makna luas. Terutama dalam menghimpun potensi para tunas bangsa.

“Bagi kami, Pramuka itu adalah salah satu wadah untuk menampung, mewadahi minat bakat para generasi muda,” katanya.

“Saya berharap, Gerakan Pramuka di sekolah itu semakin di intensifkan, semakin di perbanyak dari jumlah dan aspek kualitasnya,” Bupati Garut menambahkan.

Syakur menekankan pentingnya Pramuka sebagai sarana pembentukan life skill atau keterampilan hidup.

Menurutnya, pendidikan kepramukaan memberikan pembekalan yang nyata dan terukur melalui Tanda Kecakapan Khusus (TKK) sebagai bentuk sertifikasi keterampilan peserta didik.

Salah satu keterampilan mendasar yang di sorotnya adalah kemampuan mengolah makanan secara mandiri.

Keterampilan tersebut penting untuk membangun kemandirian generasi muda sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap makanan olahan yang berpotensi berdampak buruk bagi kesehatan.

BACA JUGA:

Bupati Garut: Pajak Hotel dan Restoran jadi Pembangunan Infrastruktur

“Saya sampaikan, keterampilan yang paling sederhana itu mulai dari memasak. Kelihatannya sederhana, tapi anak sekarang kalau tidak di siapkan tahunya hanya makan olahan yang berpotensi tidak baik untuk kesehatan,” katanya.

Bupati Garut meminta Dinas Pendidikan Kabupaten Garut untuk terus mendorong dan memperbanyak kegiatan kepramukaan di seluruh tingkatan sekolah.

Hal itu sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi muda Garut yang mandiri dan berdaya saing.

(Bambang Fouristian)

spot_img

Berita Terbaru