spot_imgspot_img
Sabtu 8 Agustus 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

SDN 026 Bojongloa Digembok Ahli Waris, DPRD Kota Bandung Usul Pemkot Sewa Lahan

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung Jawa Barat (Jabar), Andri Gunawan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) mengambil langkah darurat dengan menyewa sementara lahan hingga gedung pengganti selesai dibangun.

Usulan tersebut dia sampaikan menyusul aksi penggembokan gerbang SDN 026 Bojongloa oleh pihak ahli waris, Kamis (6/8/2026) lalu.

BACA JUGA:

Izin Videotron Dibekukan, Farhan Bongkar Dugaan Pelanggaran Tata Ruang hingga ASN

Menurutnya, relokasi siswa seharusnya menjadi pilihan terakhir karena berpotensi menambah beban anak-anak dan orang tua.

“Tadinya saya berencana datang langsung ke lokasi. Namun, sudah di lakukan mediasi oleh Dinas Pendidikan. Dari hasil mediasi itu di sampaikan bahwa siswa akan di relokasi ke beberapa sekolah terdekat,” kata Andri, Sabtu (8/8/2026).

Andri menilai, Pemkot Bandung masih memiliki opsi lain sebelum memindahkan para siswa. Ia meminta, Dinas Pendidikan membuka ruang musyawarah dengan pemilik lahan untuk mencari kemungkinan penyewaan sementara.

“Saran saya, Dinas Pendidikan sebaiknya bermusyawarah dengan pemilik lahan. Apakah lahannya bisa di sewa terlebih dahulu sampai pembangunan sekolah baru di lokasi tersebut selesai,” katanya.

Andri menjelaskan, penutupan sekolah memang tidak bisa sepenuhnya di hindari karena Pemkot Bandung telah kalah dalam gugatan sengketa lahan.

Namun pembangunan sekolah pengganti yang masih berlangsung membuat kebutuhan belajar siswa harus tetap menjadi perhatian utama.

“Sekolah itu harus di tutup karena Pemerintah Kota kalah dalam gugatan. Memang Pemkot sudah membangun sekolah baru tapi itu kan masih proses,” jelasnya.

Andri menegaskan, persoalan hukum dan status lahan jangan sampai membuat siswa menjadi pihak yang paling di rugikan.

“Saya imbau jangan sampai siswa yang menjadi korban. Pemerintah Kota sebaiknya berbicara dengan pemilik lahan agar lahan tersebut bisa di sewa sementara sampai pembangunan sekolah baru selesai,” ucapnya.

Andri menilai, relokasi ke sekolah lain berpotensi menimbulkan persoalan baru. Jarak sekolah yang lebih jauh dapat menyulitkan siswa. Terutama mereka yang selama ini berjalan kaki atau di antar orang tua.

BACA JUGA:

Warga Cibaduyut Permai Bandung Tolak Pembangunan SDN 026, Ini Alasannya

“Kalau siswa di relokasi ke sekolah lain, saya khawatir jaraknya menjadi lebih jauh dari tempat tinggal mereka. Ini kan anak-anak SD, ada yang berjalan kaki dan ada yang di antar orang tuanya. Sehingga tentu akan lebih memberatkan,” ungkapnya.

Di sisi lain, Andri mengapresiasi respons cepat Dinas Pendidikan Kota Bandung setelah mengetahui gerbang sekolah di gembok pihak ahli waris.

“Kalau Disdik saya lihat sudah bergerak dengan baik. Sekretaris Dinas sudah datang langsung ke lokasi. Saya juga sempat menelepon beliau. Dan alhamdulillah gembok sekolah sudah di buka setelah ada musyawarah antara Dinas dan pemilik tanah,” ujarnya.

Ia berharap, komunikasi antara Pemkot Bandung dan pemilik lahan dapat menghasilkan kesepakatan penyewaan sementara. Dengan begitu, kegiatan belajar mengajar dapat tetap berlangsung tanpa harus memindahkan siswa sebelum sekolah pengganti siap di gunakan.

“Harapan saya, setelah musyawarah di lakukan, lahannya bisa di sewa terlebih dahulu,” ucapnya.

Namun, Andri mengakui relokasi tetap menjadi jalan keluar apabila negosiasi dengan pemilik lahan menemui jalan buntu.

“Kalau memang tidak ada ruang negosiasi sama sekali, terpaksa siswa harus di relokasi ke SD yang jaraknya paling dekat dengan sekolah tersebut,” ujarnya.

Andri juga meminta Pemkot Bandung tidak menjadikan persoalan anggaran sebagai hambatan apabila opsi sewa lahan memungkinkan di lakukan.

Menurutnya, kondisi SDN 026 Bojongloa sudah masuk kategori darurat karena menyangkut keberlangsungan pendidikan siswa.

“Ini kondisi darurat. Saya kira Pemerintah Kota harus menyiapkan anggarannya. Dalam situasi seperti ini, penyediaan anggaran menjadi hal yang wajib,” katanya.

Andri memastikan, DPRD Kota Bandung siap memberikan dukungan apabila Pemkot Bandung memilih menyewa lahan tersebut demi memastikan siswa tetap dapat bersekolah hingga gedung pengganti rampung.

“Kalau lahan itu akhirnya bisa di sewa, kami tentu mendukung langkah apa pun yang di ambil Pemerintah Kota selama itu demi kebaikan para siswa,” pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

spot_img

Berita Terbaru