spot_imgspot_img
Rabu 22 Juli 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Hari Anak Nasional di Tasikmalaya Berlangsung Meriah, KPAID Tegaskan Perlindungan Anak Tak Boleh Berhenti

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Gedung Islamic Center Kabupaten Tasikmalaya berubah menjadi lautan warna, Rabu (22/7/2026). Ribuan pelajar dari berbagai pelosok daerah memadati lokasi untuk merayakan Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya mengemas perhelatan ini secara beda lewat Kampanye Anti Kekerasan Tanpa Jeda 24 Jam.

Baca Juga: OJK Resmikan Merger Dua BPRS, Layanan Keuangan Syariah Siap Naik Kelas

Ketua KPAID Kabupaten Tasikmalaya, Ato Rinanto, menegaskan bahwa ancaman terhadap keselamatan anak bisa terjadi kapan saja. Oleh karena itu, pengawasan terhadap masa depan generasi muda tidak boleh berhenti.

“Hakikat perlindungan terhadap buah hati kita tidak mengenal waktu istirahat. Kami sengaja merancang agenda ini dengan pendekatan yang dekat dengan dunia anak, berkolaborasi lintas sektor mulai dari pengusaha, TNI, hingga perbankan untuk menciptakan ekosistem yang aman dan menyenangkan,” kata Ato.

Kepala Dinsos P2KBP3A Kabupaten Tasikmalaya, Hj. Winny, membuka acara ini secara resmi dengan dukungan berbagai instansi, mulai dari Gandara Group37, Irjen Kemendes PDTT, BSI, Pangdam III Siliwangi, Sahabat Ryano, hingga Yonif TP 939 Macan Putih.

Ato menilai tren peningkatan laporan kasus anak di Tasikmalaya sebagai indikator positif meningkatnya keberanian warga untuk melapor.

“Peningkatan laporan ini membuktikan bahwa keberanian masyarakat untuk melapor dan melindungi anak sudah semakin baik. Ini adalah tanda kesadaran kolektif yang sedang tumbuh,” jelas Ato.

Pesan Disiplin dari Komandan Macan Putih

Komandan Batalyon Infanteri Teritorial dan Pembangunan (Yonif TP) 939/Macan Putih, Letkol Inf. Deddy Setya Wijaya, turut menyapa ribuan anak yang hadir. Ia membagikan tiga kunci utama untuk meraih cita-cita:

  • Pembiasaan disiplin harian
  • Pengelolaan waktu antara belajar dan bermain
  • Kemandirian dalam menghadapi tantangan

Letkol Deddy memotivasi para siswa agar mengasah tiga kedisiplinan tersebut sejak dini sebagai bekal meraih sukses pada masa depan.

Acara HAN 2026 di Tasikmalaya ini juga memberi panggung bebas bagi anak-anak untuk menampilkan bakat seni, mulai dari bernyanyi, membaca puisi, hingga pertunjukan kreasi daerah.

(Abdul Latif)

spot_img

Berita Terbaru