spot_imgspot_img
Sabtu 18 Juli 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Motor Diklaim Sudah Lunas, Ratusan Ojol Kepung Kantor Debt Collector di Kopo Sayati: 8 Orang Diamankan Polisi

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Malam di Kopo Sayati, Kecamatan Margahayu, mendadak memanas. Ratusan pengemudi ojek online (ojol) bersama warga mengepung sebuah bangunan yang diduga menjadi kantor debt collector, Jumat (17/7/2026) malam.

Aksi massa ini terpicu oleh kabar yang menyebar cepat di kalangan komunitas ojol bahwa seorang rekan mereka kehilangan sepeda motor melalui penarikan paksa, padahal kendaraan tersebut telah lunas dan dokumen kepemilikannya lengkap.

Baca Juga: Harga Telur di Pasar Kosambi Bandung Rp27 Ribu per Kg

Video amatir yang beredar memperlihatkan kerumunan memenuhi lokasi. Teriakan massa terdengar bersahutan, sementara aparat kepolisian berupaya meredam situasi yang nyaris tak terkendali.

Informasi menyebut, insiden bermula pada Jumat sore ketika sekelompok orang yang diduga debt collector memberhentikan seorang pengemudi ojol. Motor korban kemudian dibawa dan hingga Sabtu dini hari disebut belum dikembalikan.

“Korban mereke berhentikan di jalan dan motornya mereke bawa. Yang membuat kami heran, semua kewajiban kreditnya sudah selesai. BPKB dan STNK juga sudah pemilik pegang. Sampai sekarang kami masih mencari tahu keberadaan kendaraannya,” ujar Agus Abdul Muhtar, salah seorang pengemudi ojol.

Menurut Agus, pihaknya masih menelusuri status bangunan yang menjadi sasaran massa dan keterkaitannya dengan perusahaan pembiayaan tertentu.

“Kami tidak ingin berspekulasi. Yang kami minta sederhana, jika memang ada persoalan hukum atau administrasi, selesaikan sesuai aturan. Jangan sampai ada warga yang merasa rugi,” katanya.

Polisi Terjun Ke Lokasi Mengamankan SItuasi

Keributan yang terjadi sekitar pukul 20.00 WIB itu akhirnya menarik perhatian aparat Satreskrim Polresta Bandung. Polisi turun ke lokasi untuk mengamankan situasi dan membawa sejumlah orang dari kedua belah pihak untuk dimintai keterangan.

Wakasat Reskrim Polresta Bandung, AKP Asep Ahmad Nuron, membenarkan adanya insiden tersebut.

“Benar, telah terjadi keributan antara kelompok pengemudi ojol dan pihak yang diduga debt collector di wilayah Jalan Kopo Sayati, Kecamatan Margahayu. Saat ini kami telah mengamankan delapan orang dan masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut,” kata Asep saat di Mapolresta Bandung, Sabtu (18/7/2026) dini hari.

Ia menegaskan, polisi belum dapat menyimpulkan penyebab utama keributan karena proses penyelidikan masih berlangsung.

“Kami belum bisa memastikan motif ataupun duduk perkaranya. Semua masih penyidik dalami, termasuk kronologi dan pihak-pihak yang terlibat,” ujarnya.

Hingga Sabtu dini hari, kondisi di lokasi telah kondusif. Massa perlahan membubarkan diri setelah aparat melakukan pengamanan

(Anthika/Irfansyah)

spot_img

Berita Terbaru