TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Ratusan warga memadati halaman Gedung Creative Center (GCC) kompleks olahraga Dadaha Kota Tasikmalaya, Kamis (16/7/2026) subuh. Mereka menyambut antusias acara nonton bareng (Nobar) laga semifinal Piala Dunia antara Inggris melawan Argentina yang berlangsung meriah dan penuh kehangatan.
Kegiatan bertajuk “Tasik Nobar” garapan Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya ini sukses menyedot perhatian masyarakat dari berbagai penjuru kota.
Baca Juga: Wali Kota Tasikmalaya Sidak Disdik, Ungkap 2.800 Berhasil Kembali ke Bangku Sekolah
Suasana halaman GCC Dadaha kian bergemuruh berkat kehadiran Wali Kota Viman Alfarizi Ramadhan, Ketua PSSI H. Wahid, Ketua KONI Anton Suherlan, Kepala Bank BJB Tasikmalaya, Perwakilan Bank Indonesia, unsur TNI-Polri, serta para Kepala Dinas di lingkungan Pemkot Tasikmalaya.
Pertarungan sengit antara Inggris dan Argentina tersebut berakhir dengan kemenangan dramatis tim Tango lewat skor 2-1. Hasil ini mengantarkan Messi dan kawan-kawan melaju ke babak final untuk menantang Spanyol. Sorak-sorai para pendukung Argentina seketika pecah menyambut hasil manis tersebut.
Namun, kekalahan tim The Three Lions menyisakan kekecewaan mendalam bagi para pendukung Inggris, termasuk Wali Kota Viman Alfarizi Ramadhan yang mengidolai tim tersebut. Viman tampak beberapa kali mengusap wajah dan memegang kepala setelah peluit panjang berbunyi.
Menariknya, Viman harus memenuhi janji taruhan spontan sebelum laga mulai dengan pendukung fanatik Argentina, Opik Taufik. Kesepakatan awal mewajibkan Viman melakukan push-up 20 kali jika Inggris kalah. Sebaliknya, Opik harus berjalan kaki dari Dadaha menuju Masjid Agung untuk salat subuh jika Argentina yang tumbang.
Viman Push-up 20 Kali
Menunjukkan jiwa sportivitas yang tinggi, Wali Kota Viman langsung melakukan push-up sebanyak 20 kali di atas lantai keramik halaman GCC. Ajudan serta beberapa kepala dinas pun turut mendampingi aksi sang Wali Kota dengan penuh semangat.
Viman mengaku bangga melihat antusiasme masyarakat Kota Tasikmalaya dalam menyemarakkan pesta bola ini. Ia menegaskan bahwa menang atau kalah merupakan hal yang lumrah dalam sebuah kompetisi olahraga.
“Menang dan kalah itu hal biasa, intinya Inggris harus menunggu lagi untuk menang di Piala Dunia 2030 mendatang, namun yang pasti malam ini kita bisa berkumpul bersama-sama, senang-senang bersama menonton tim kesayangan masing-masing berlaga di semifinal piala dunia,” ungkap Viman Alfarizi Ramadhan.
Ia menilai kegiatan ini membuktikan bahwa kawasan olahraga Dadaha kini jauh lebih hidup dan kondusif. Nobar ini sekaligus mampu menggerakkan roda ekonomi masyarakat setempat secara nyata.
“Kawasan GCC ini kita aktifkan kembali, kita kembangkan sport tourism di sini, agar Kota Tasikmalaya semakin ramai dikunjungi orang dengan demikian, akan meningkatkan roda dan geliat ekonomi masyarakat khususnya para pelaku-pelaku UMKM,” ujarnya.
Viman menjanjikan pihak Pemkot Tasikmalaya akan kembali menggelar acara nonton bareng untuk laga final Piala Dunia 2026 mendatang.
“Nanti di partai final, tunggu tanggal mainnya, kita insyaallah akan menggelar nobar lagi bersama seluruh masyarakat Kota Tasikmalaya, yuk semangat olahraga, semangat menjadi juara, dan bersaing dengan sportivitas,” paparnya.
Untuk laga final nanti, Viman berseloroh akan mengalihkan dukungannya kepada Timnas Spanyol agar Argentina menelan kekalahan. Karena telah menyingkirkan tim kesayangannya.
Kemeriahan acara tersebut kian lengkap dengan pembagian ratusan hadiah menarik (door prize). Hadiah tersebut sumbangan dari Pemkot Tasikmalaya, Bank BJB, Omera Sport, Disporabudpar, serta Dinas Kesehatan bagi penonton yang beruntung.
(Seda)



