spot_imgspot_img
Senin 13 Juli 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Wakil Dekan FISIP Unpas Sebut Ciamis Punya Banyak Prestasi yang Layak Dipelajari

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Kepercayaan dunia akademik terhadap Kabupaten Ciamis kembali mendapat pengakuan nyata. Universitas Pasundan (Unpas) Bandung resmi menetapkan Kabupaten Ciamis sebagai lokus pelaksanaan Riset dan Praktik Program Studi Administrasi Publik. Agenda ilmiah ini mengusung tema “Optimalisasi Tata Kelola Digital Pemerintah Daerah dalam Mendukung Sasaran Prioritas Pembangunan Daerah Kabupaten Ciamis.”

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ciamis, Andang Firman Triyadi, memimpin langsung prosesi penerimaan 90 mahasiswa bersama 21 dosen pendamping tersebut. Jajaran kepala perangkat daerah ikut mengawal penyambutan hangat ini di Aula Setda Kabupaten Ciamis, Senin (13/7/2026).

Baca Juga: Pemkab Ciamis Gandeng Unpas, Siapkan Rekomendasi Strategis untuk Pembangunan Daerah

Dalam sambutannya, Sekda Andang Firman melayangkan apresiasi tinggi atas keputusan Unpas memilih Kabupaten Ciamis sebagai daerah tujuan riset. Menurutnya, kehadiran civitas akademika Unpas menyuguhkan momentum krusial untuk saling berbagi pengetahuan, sekaligus memperkokoh kolaborasi antara jajaran birokrasi dan perguruan tinggi demi menelurkan inovasi tata kelola pemerintahan.

Andang memaparkan, meski menghadapi tantangan keterbatasan anggaran, Pemerintah Kabupaten Ciamis terbukti mampu mempertahankan bahkan mendongkrak berbagai capaian pembangunan di bawah kemudi Bupati Ciamis, H. Herdiat Sunarya. Berbagai torehan prestasi tersebut, lanjut Andang, lahir dari kuatnya akar budaya gotong royong di tengah masyarakat Tatar Galuh.

“Alhamdulillah, meski dengan keterbatasan anggaran, Kabupaten Ciamis terus mampu meraih berbagai prestasi. Hal tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat yang memiliki semangat gotong royong sangat kuat,” ungkap Andang bangga.

Sekda juga menjabarkan bahwa sektor pertanian memegang peran sebagai salah satu pilar kekuatan utama Kabupaten Ciamis. Kinerja ketahanan pangan daerah tergolong sangat prima, bahkan Ciamis rutin bertindak sebagai pemasok utama komoditas ayam potong dan telur untuk memenuhi kebutuhan pasar Jawa Barat hingga tingkat nasional.

“Kami menyambut baik kehadiran adik-adik mahasiswa Universitas Pasundan. Mudah-mudahan seluruh rangkaian riset dan praktik di Kabupaten Ciamis dapat berjalan lancar serta memberikan manfaat bagi dunia akademik maupun pembangunan daerah,” tuturnya ramah.

Alasan Unpas Jatuhkan Pilihan ke Ciamis

Pada kesempatan yang sama, Wakil Dekan I FISIP Universitas Pasundan, Dr. Rasman Sonjaya, M.Si., menghaturkan terima kasih mendalam kepada Pemkab Ciamis atas sambutan yang luar biasa.

Rasman menjelaskan, pihak kampus menerjunkan 90 mahasiswa dan 21 dosen ini sebagai bagian dari implementasi pembelajaran lapangan. Metode ini bertujuan mempertebal pemahaman mahasiswa mengenai praktik nyata penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Menurutnya, tim penentu kebijakan Unpas memilih Kabupaten Ciamis bukan tanpa alasan kuat. Ciamis menjelma sebagai daerah yang sukses memamerkan berbagai rapor hijau pembangunan dan prestasi, khususnya pada sektor lingkungan hidup dari level provinsi hingga nasional.

“Pemilihan Kabupaten Ciamis merupakan keputusan yang sangat tepat. Banyak prestasi yang telah diraih, terutama dalam bidang pengelolaan lingkungan. Hal ini menjadi sumber pembelajaran yang sangat berharga bagi mahasiswa kami,” puji Rasman.

Rasman juga membocorkan bahwa banyak alumni Unpas yang kini sukses berkiprah di berbagai sektor strategis. Ia menaruh harapan besar agar para mahasiswa peserta riset memanen pengalaman empiris sebagai modal utama untuk bertransformasi menjadi pemimpin dan aparatur yang visioner di masa depan.

“Kami berharap seluruh sektor di Kabupaten Ciamis terus berkembang dan semakin maju sehingga dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain,” tambahnya penuh harap.

Sesi Interaktif Pembekalan Tata Kelola Digital

Sebagai simbol resmi dimulainya kegiatan, Sekda Kabupaten Ciamis menyematkan rompi secara langsung kepada perwakilan mahasiswa Universitas Pasundan.

Panitia mengemas kelanjutan acara dengan pemaparan materi pembekalan dari Sekretaris Daerah, jajaran dosen Unpas, serta sejumlah kepala dinas terkait. Diskusi ini mengupas tuntas berbagai inovasi dan implementasi penyelenggaraan pemerintahan, terutama seputar penguatan tata kelola berbasis digital. Sesi tanya jawab pun berlangsung interaktif serta menjaring antusiasme tinggi dari para peserta.

Melalui agenda riset ini, Pemkab Ciamis berharap jalinan kemitraan dengan perguruan tinggi semakin erat. Sinergi ini ditargetkan mampu memicu lahirnya berbagai terobosan kebijakan, memperkuat sistem birokrasi berbasis digital, serta mempercepat terwujudnya pembangunan daerah yang maju, adaptif, dan berkelanjutan.

(Irfansyah Riza)

spot_img

Berita Terbaru