BOGOR, FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor Jawa Barat (Jabar) mulai merealisasikan pembangunan off-ramp Ciawi Selatan sebagai upaya mengurangi kepadatan lalu lintas di kawasan Simpang Ciawi.
Proyek infrastruktur ini juga di harapkan dapat memperkuat konektivitas antarwilayah. Khususnya bagi masyarakat di wilayah Bogor Selatan.
BACA JUGA:
Jembatan Pemuda Penghubung Depok-Bogor di Cipayung Jaya Direvitalisasi
Selama ini, Simpang Ciawi menjadi salah satu titik lalu lintas yang kerap mengalami kepadatan karena menjadi pertemuan arus kendaraan dari Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Sukabumi dan kawasan Jabodetabek.
Kondisi tersebut mendorong pemerintah daerah menghadirkan akses baru yang di nilai lebih efektif untuk mengurai kemacetan.
Pembangunan off-ramp ini akan memberikan alternatif akses bagi kendaraan dari arah Jakarta maupun Kota Bogor. Nantinya, pengguna jalan dapat langsung keluar dan masuk melalui akses Tol Ciawi Selatan tanpa harus melintasi Simpang Pasar Ciawi yang selama ini menjadi titik kepadatan kendaraan.
Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim menjelaskan bahwa akses baru tersebut akan mempermudah mobilitas masyarakat di wilayah Bogor Selatan.
“Dengan adanya off-ramp Ciawi Selatan maka bisa keluar dan masuk tol. Jadi selama ini, masyarakat Kecamatan Bogor Selatan yang pulang dari arah Jakarta ataupun Bogor melewati akses tol hanya bisa keluar dari Pintu Tol Ciawi dan melanjutkan perjalanan melewati Simpang Pasar Ciawi,” kata Dedie.
Menurut Dedie, pembangunan ini menjadi jawaban atas persoalan aksesibilitas dan konektivitas yang selama ini di rasakan masyarakat. Terutama warga di Kelurahan Rancamaya, Bojongkerta, Genteng, Cipaku dan Harjasari.
Off-ramp tersebut di bangun di Km 48A Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi. Pembangunannya di lakukan melalui kolaborasi antara Pemerintah Kota Bogor, PT Trans Jabar Tol, Kementerian Pekerjaan Umum, PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero), PT Waskita Karya (Persero) dan Sinar Mas Land.
BACA JUGA:
Pemkab Bogor Gelar Kerja Bakti Akbar Tata Bersih Jalan Raya Jakarta–Bogor
Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil memberikan apresiasi terhadap skema pembangunan yang di tempuh pemerintah daerah.
Menurutnya, proyek tersebut merupakan terobosan dalam pembiayaan infrastruktur karena tidak membebani APBD.
“Kami apresiasi langkah yang sudah di lakukan Pak Wali Kota sebagai sebuah terobosan, creative financing dalam melakukan pembangunan tanpa membebani APBD,” katanya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor, Juniarti Estiningsih mengatakan, proyek pembangunan off-ramp Ciawi Selatan telah melewati berbagai tahapan perencanaan yang di susun secara menyeluruh.
Proses tersebut mencakup penyusunan studi kelayakan dan desain awal, analisis lalu lintas, kajian kebutuhan pengadaan lahan, kajian sosial dan lingkungan serta penyesuaian dengan rencana tata ruang.
Selain itu, proyek ini juga telah memperoleh sejumlah persetujuan. Mulai dari izin prinsip pembukaan akses keluar Jalan Tol Ciawi-Sukabumi Km 48A dari Direktorat Jenderal Bina Marga, persetujuan teknis analisis dampak lalu lintas dari Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, hingga persetujuan Rencana Teknis Akhir (RTA).
“Pembangunan off-ramp exit Tol Ciawi Selatan merupakan salah satu proyek strategis Pemerintah Kota Bogor untuk mendukung peningkatan konektivitas wilayah dan mengurangi kemacetan yang selama ini terjadi di kawasan Simpang Ciawi,” kata Juniarti.
BACA JUGA:
Setelah Juara di Yogyakarta, Irfan Hakim Borong 14 Gelar Bergengsi di Bogor Koi Show 2026
Pemerintah Kota Bogor berharap, pembangunan off-ramp Ciawi Selatan dapat di selesaikan sesuai target yang telah di tetapkan.
Kehadiran akses baru tersebut di harapkan tidak hanya memperlancar mobilitas masyarakat dan mengurangi kemacetan. Tetapi juga membuka peluang pertumbuhan ekonomi yang lebih besar bagi Kota Bogor dan wilayah sekitarnya.
(Jingga Sonjaya)



