GARUT, FOKUSJabar.id: Wakil Ketua Umum Paguyuban Masyarakat Garut Utara (PM Gatra) Bidang Pemerintahan dan Infrastruktur, Deden Sopian menyebut, erjuangan Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Garut Utara telah melewati perjalanan panjang.
Tahapan politik dan administratif telah di tempuh melalui mekanisme konstitusional. Kini, sambil menunggu momentum nasional terkait pencabutan moratorium dan pembentukan DOB, masyarakat Garut Utara harus memasuki paradigma baru.
BACA JUGA:
Bupati Garut 2025-2030 Dilantik, Deden Sopian Kirim Pesan
Menurut Dia, masyarkat Garut Utara harus meninggalkan perdebatan yang tidak produktif. Tinggalkan pro dan kontra yang telah melewati masanya. Saatnya mempersiapkan diri menyongsong terbentuknya DOB.
“Yang paling berbahaya bukanlah keterlambatan lahirnya Kabupaten Garut Utara. Namun masyarakatnya belum siap,” kata Deden Sopian.
Dia berpesan, jangan sampai jabatan, peluang ekonomi, dunia usaha, pendidikan, pelayanan publik dan berbagai kesempatan strategis di isi oleh mereka yang lebih siap dari luar. Sementara putra-putri Garut Utara hanya menjadi penonton yang menyaksikan perubahan tanpa ikut menjadi pelaku utama.
Oleh karena itu, mulai hari ini, masyarakat Garut Utara harus berani bersikap siap. Artinya, siap dalam Sumber Daya Manusia (SDM), pendidikan dan keterampilan, ekonomi, kepemimpinan dan pelayanan publik, pembangunan/tata ruang serta siap dalam persatuan dan kebersamaan.
“Kita boleh menunggu keputusan pemerintah pusat, tetapi kita tidak boleh menunggu dengan tangan kosong,” imbuhnya.
“Jangan hanya sibuk bertanya kapan Garut Utara menjadi kabupaten. Mulailah bertanya, apa yang sudah di siapkan ketika Garut Utara menjadi kabupaten?,” tegas Deden.
Mantan anggota DPRD Garut mengatakan, sejarah tidak akan mengingat siapa yang paling banyak berdebat. Tetapi akan mencatat siapa yang paling siap menyambut perubahan.
BACA JUGA:
Soal LPG 3 Kg, Deden Sopian Sepakat dengan Menteri ESDM
Masyarakat Garut Utara harus berani bersikap siap. Tinggalkan pro dan kontra. Tinggalkan mimpi mengubah keputusan politik yang telah di tempuh.
Persiapkan diri, persiapkan generasi, persiapkan kemampuan. Jangan sampai pada saat Kabupaten Garut Utara lahir, malah menjadi penonton di rumah sendiri.
Saatnya berpikir sebagai calon pelaku, bukan calon penonton romantisme. Saatnya menyiapkan diri, bukan sekadar menunggu. Garut Utara harus siap, sebelum momentum itu datang.
(Bambang Fouristian)



