spot_imgspot_img
Rabu 3 Juni 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

17 Ribu Atlet Menanti Kabar Ini, Porprov Jabar XV Dipastikan Tetap Berjalan

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Penerbitan Surat Edaran (SE) Sekretariat Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jawa Barat terkait pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jabar XV membawa angin segar bagi seluruh pengurus KONI Kota dan Kabupaten. Surat keputusan tersebut memberikan dampak yang sangat positif demi menjamin kesuksesan pesta olahraga multieven empat tahunan tingkat regional tersebut.

Ketua Umum KONI Jabar, M. Budiana, menjelaskan bahwa esensi Porprov Jabar tidak sekadar menguji ketangkasan atlet binaan masing-masing daerah. Lebih dari itu, ajang ini menjadi bukti nyata dari mata rantai pembinaan berjenjang yang bermula dari level klub, pengurus cabang kota/kabupaten, hingga tingkat provinsi.

Baca Juga: Main Tanpa Penonton, Ini Kata Pelatih Timnas Putri Indonesia

“Keberhasilan Jabar sebagai provinsi juara dengan hattrick juara umum PON merupakan akumulasi dari sebuah proses pembinaan berkelanjutan, fasilitasi olahraga hingga perhatian eksekutif maupun legislatif mulai dari kota/kabupaten hingga provinsi. Kesuksesan Porprov Jabar menjadi salah satu buktinya sehingga harus dipersiapkan dan terlaksana dengan baik,” tutur Budiana kepada wartawan, Rabu (3/6/2026).

Sebelumnya, persiapan Porprov Jabar XV sempat membentur beragam kendala teknis hingga memicu isu liar mengenai pembatalan pranata olahraga ini. Namun, kehadiran SE Sekdaprov Jabar yang menegaskan kewajiban setiap pemerintah daerah untuk ikut serta dan menyukseskan acara, seketika mematahkan rumor negatif tersebut.

“Ini menunjukkan jika pemerintah memiliki pemahaman yang baik terkait bagaimana menjaga kesinambungan prestasi yang diraih melalui sebuah proses pembinaan yang berkelanjutan dan Porprov Jabar menjadi salah satunya,” kata Budiana.

Instrumen Vital untuk Mengukur Kualitas Atlet

Apresiasi serupa juga lahir dari Sekretaris Umum KONI Jabar, Gianto Hartono. Ia menyebut kompetisi seperti Porprov Jabar menjadi instrumen vital untuk mengukur kualitas riil para atlet di arena pertandingan.

“Melalui pertandingan di Porprov Jabar ini, kita akan tahu bagaimana kualitas dari atlet. Apa yang harus ditingkatkan atau dipertahankan? Status hattrick juara umum ini tidak bisa membuat kita terlena apalagi jumawa, tapi justru lebih waspada,” ucap Gianto yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Pengprov FORKI Jabar.

Gianto menambahkan, kepastian jadwal Porprov Jabar XV pada tahun 2026 ini sangat krusial. Pasalnya, para atlet harus melewati babak kualifikasi PON XXII pada tahun 2027 mendatang sebelum bisa berlaga di pentas nasional tahun 2028.

Siasati Efisiensi Anggaran dan Peluang Dana Perubahan

Sementara itu, Ketua Panitia Pengawas dan Pengarah (Panwasrah) Porprov Jabar XV, Andrian Tejakusuma, mengakui surat edaran ini membuka asa baru bagi daerah kontingen maupun jajaran panitia tuan rumah. Kebijakan ini memicu legalitas bagi KONI daerah untuk mengajukan suntikan dana hibah pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P).

Sebelum surat ini terbit, kebijakan efisiensi anggaran memaksa sejumlah KONI Kota/Kabupaten memangkas kuota pengiriman atlet. Padahal, para atlet tersebut sudah mengantongi tiket kelolosan resmi dari babak kualifikasi cabang olahraga masing-masing.

Kondisi minimnya anggaran tersebut awalnya berpotensi menurunkan tensi kompetisi dan kualitas pertandingan karena minimnya jumlah peserta di tiap nomor perlombaan. Bahkan, beberapa pengurus daerah terpaksa menerapkan sistem keberangkatan mandiri bagi cabang olahraga tertentu.

“Tapi dengan hadirnya SE ini, kembali menggairahkan antusiasme kota dan kabupaten dalam mengirimkan kontingen. Karena membuka peluang pengajuan tambahan dana di anggaran perubahan, termasuk bagi kota tuan rumah,” papar Andrian.

Sebagai informasi, tiga daerah akan bertindak sebagai tuan rumah utama Porprov Jabar XV. Yakni Kota Bogor, Kota Bekasi, dan Kota Depok. Selain itu, tiga daerah lain ikut menyokong sebagai tuan rumah pendukung, meliputi Kota Bandung, Kabupaten Bogor, serta Kabupaten Sumedang.

Pesta olahraga akbar Porprov Jabar XV kali ini akan mementaskan 92 cabang olahraga yang terbagi ke dalam 1.156 nomor pertandingan. Pihak panitia mencatat lebih dari 17 ribu atlet yang lolos kualifikasi siap memperebutkan medali dalam ajang bergengsi ini.

(Ageng)

spot_img

Berita Terbaru