PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Polres Pangandaran menyembelih dan menyalurkan puluhan hewan kurban dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriyah. Seluruh hewan di pastikan sehat dan bebas dari Penyakit Mulut dan Kaki (PMK) sebelum di sembelih.
Penyembelihan di lakukan di halaman Mapolres Pangandaran pada Rabu (27/5/2026) pagi.
Tahun ini, Polres Pangandaran menyembelih empat ekor sapi dan sepuluh ekor domba. Proses penyembelihan di saksikan oleh para pejabat dan Bhayangkari Polres Pangandaran.
Baca Juga: Gubernur Jabar Resmikan Jembatan Sodongkopo Pangandaran
Wakapolres Pangandaran Kompol Usep Supiyan mengatakan, sebagian hewan kurban di sembelih di lingkungan Polres, sementara sebagian lainnya di salurkan kepada mitra dan masjid di sekitar Mapolres.
“Hewan kurban ada yang di sembelih di Polres Pangandaran, ada juga yang di salurkan kepada mitra seperti Balawista dan masjid-masjid terdekat di lingkungan Polres Pangandaran,” ujarnya.
Sebelum di sembelih, petugas kesehatan hewan dari Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Pangandaran melakukan pemeriksaan menyeluruh.
Pemeriksaan meliputi bagian mulut, kaki, dan organ dalam untuk memastikan hewan terbebas dari PMK dan layak di jadikan hewan kurban.
Dokter hewan Leo Renovi menyatakan seluruh sapi dan domba yang akan di sembelih dalam kondisi sehat dan aman untuk di konsumsi masyarakat.
Baca Juga: Temui Jokowi di Solo, Wakil Bupati Pangandaran Ino Darsono Umumkan Arah Politik Barunya ke PSI
“Semua sapi dan domba yang akan di sembelih di Polres Pangandaran dalam kondisi sehat dan aman untuk dijadikan sebagai hewan kurban,” katanya.
Setelah di nyatakan sehat, proses penyembelihan di lakukan dan di saksikan langsung oleh Plh Kapolres Pangandaran AKBP Mujianto. Pemotongan dan pendistribusian daging kurban kemudian di lakukan oleh personel Polres.
Warga sekitar satu per satu berdatangan ke Mapolres Pangandaran untuk mengambil daging kurban. Paket daging di serahkan oleh Wakapolres kepada perwakilan warga. Tercatat sekitar 500 lebih warga menerima pembagian daging dan hewan kurban tersebut.
(Sajidin)



