spot_imgspot_img
Minggu 24 Mei 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Pesta Juara Berubah Petaka Pemuda 21 Tahun Tewas, Euforia Konvoi Persib Diwarnai Insiden

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Euforia massa dalam merayakan keberhasilan Persib Bandung merengkuh takhta juara menyisakan kabar duka. Rangkaian konvoi kendaraan yang memadati jalanan sejak Sabtu malam hingga Minggu siang (24/5/2026) memicu rentetan insiden fatal. Data resmi mencatat sebanyak 122 orang mengalami kecelakaan lalu lintas dan dua warga menjadi korban aksi kekerasan jalanan.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengungkapkan bahwa salah satu tindak kekerasan tersebut merenggut nyawa seorang pemuda berusia 21 tahun di kawasan Cibiru. Saat ini, jajaran kepolisian tengah mengusut tuntas kasus dugaan pembunuhan tersebut.

Baca Juga: Konvoi Persib Bandung Tersendat Lautan Bobotoh

“Kami mencatat ada 122 korban kecelakaan dan dua korban kekerasan. Satu korban kekerasan merupakan warga Cibiru yang ditemukan tewas dalam usia 21 tahun. Kami sedang menyelidiki kasus ini bersama pihak kepolisian dan masih menunggu hasil pemeriksaan resmi,” terang Farhan di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalem Kaum, Minggu (24/5/2026).

Farhan menjelaskan, warga menemukan jasad pemuda tersebut dalam kondisi tergeletak tak bernyawa di bahu jalan sekitar pukul 03.00 WIB dini hari. Hingga kini, aparat penegak hukum masih mendalami motif pembunuhan serta memburu identitas pelaku.

Wali Kota belum dapat memastikan apakah korban termasuk dalam kelompok Bobotoh yang ikut merayakan kemenangan Persib atau bukan. Sebab, saat olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas tidak menemukan adanya atribut klub sepak bola Persib pada tubuh korban.

Namun, Farhan mengonfirmasi adanya indikasi kuat tindak pidana penganiayaan berat berdasarkan kondisi fisik korban saat evakuasi.

“Saksi menemukan sebilah pisau masih menancap di dada korban. Laporan detailnya ada di pihak Polsek Cibiru yang menangani kasus ini secara persis,” jelas Farhan.

Tragedi di Dua Lokasi dan Data 122 Korban Kecelakaan Konvoi Juara

Selain tragedi berdarah di Cibiru, Farhan memaparkan satu kasus penganiayaan lain yang pecah di wilayah Cisaranten Kidul. Polisi kini bergerak cepat mengidentifikasi profil pelaku, sementara korban luka teridentifikasi sebagai warga setempat.

Di sisi lain, gelombang konvoi juara memicu kecelakaan lalu lintas massal yang mencederai 122 orang. Skala fatalitas kecelakaan tersebut memaksa petugas medis melarikan puluhan korban ke fasilitas kesehatan terdekat.

Berikut rincian penanganan medis dan asal domisili para korban kecelakaan:

  • Total Korban Luka: 122 orang akibat kecelakaan di jalan raya selama pawai kemenangan.
  • Rujukan Medis: Petugas merujuk 39 korban ke sejumlah rumah sakit, di mana 26 orang di antaranya harus menjalani rawat inap intensif karena luka serius.
  • Identitas Domisili: Mayoritas korban merupakan penduduk lokal dengan rincian 70 orang mengantongi KTP Kota Bandung, sedangkan 52 korban lainnya merupakan warga dari luar daerah.

Farhan menyayangkan jatuhnya korban jiwa dan luka di tengah momentum kegembiraan publik. Ia berharap masyarakat tetap menjaga ketertiban umum dan mengutamakan keselamatan selama sisa perayaan kemenangan tim kebanggaan Jawa Barat tersebut.

(Yusuf Mugni)

spot_img

Berita Terbaru