DEPOK,FOKUSjabar.id: Fenomena El Nino yang melanda sepanjang tahun 2026 mulai memicu kekhawatiran serius terhadap kesehatan masyarakat. Perubahan iklim ekstrem ini membawa cuaca panas menyengat, penurunan kualitas udara, hingga keterbatasan air bersih yang dapat mengganggu kebugaran tubuh jika warga tidak waspada.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, Devi Maryori, memberikan perhatian khusus kepada kelompok masyarakat yang paling rentan terhadap paparan panas ekstrem. Kelompok ini meliputi lansia, anak-anak, ibu hamil, penderita penyakit kronis, serta para pekerja lapangan.
Baca Juga: Tak Perlu Antre Lagi! Disdukcapil Bandung Genjot IKD Lewat Bi Eha dan Mang Ujang
“Lansia, anak-anak, ibu hamil, hingga pekerja luar ruangan membutuhkan perlindungan lebih. Tubuh lansia sulit beradaptasi dengan suhu tinggi, sedangkan anak-anak sangat mudah terserang dehidrasi,” jelas Devi, Selasa (5/5/2026).
Langkah Pencegahan Dehidrasi
Devi menganjurkan masyarakat untuk memenuhi asupan cairan tubuh setiap hari guna menangkal dampak buruk cuaca panas. Selain rutin meminum air putih, warga juga sebaiknya mengonsumsi buah-buahan berkadar air tinggi seperti jeruk dan semangka untuk menjaga keseimbangan elektrolit tubuh.
Pihaknya juga menyarankan warga agar menghindari aktivitas di luar ruangan antara pukul 11.00 hingga 15.00 WIB. Jika terpaksa harus keluar rumah, masyarakat wajib mengenakan pakaian longgar yang nyaman serta memastikan waktu istirahat yang cukup.
“Gunakan masker jika kualitas udara memburuk akibat polusi dan asap. Pastikan juga kebersihan air konsumsi dengan cara merebusnya sebelum meminumnya untuk menghindari penyakit pencernaan,” tambah Devi.
Antisipasi Penyakit Menular
Selain masalah dehidrasi, musim kemarau panjang akibat El Nino tetap menyimpan risiko penyakit tular vektor. Devi meminta warga tetap konsisten menjalankan Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui metode 3M: menguras, menutup, dan mengubur barang bekas demi mencegah lonjakan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD).
Devi mengakhiri imbauannya dengan meminta para kepala keluarga untuk memantau ketat kondisi kesehatan anggota keluarga mereka, terutama golongan rentan. Jika muncul gejala gangguan kesehatan akibat paparan panas, ia menyarankan warga segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis secara dini.
(Jingga Sonjaya)


