PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Bendahara Umum Brigade Rakyat Garuda Merah Putih, Adrianus Eko Saputro, menanggapi serius pernyataan pengamat politik Saiful Mujani yang memicu perdebatan luas di ruang publik. Adrianus menekankan pentingnya menjaga etika serta stabilitas bangsa dalam menjalankan kehidupan berdemokrasi.
Polemik ini bermula saat Saiful Mujani melontarkan pernyataan dalam sebuah wawancara yang kemudian viral di media sosial. Ucapan Mujani yang menyebut keinginan untuk menjatuhkan Presiden Prabowo Subianto memicu gelombang reaksi keras serta spekulasi mengenai gerakan politik melawan pimpinan negara.
Baca Juga: Satpolairud Polres Pangandaran Amankan Perahu Tak Bertuan
Topik ini pun menjadi bahasan utama dalam talkshow “Kacamata Hukum” pada 13 April 2026. Program tersebut membedah secara tajam apakah pernyataan Mujani termasuk kategori kritik konstruktif atau justru merupakan provokasi yang membahayakan stabilitas politik nasional.
Kebebasan Berpendapat yang Bertanggung Jawab
Adrianus menilai kebebasan berpendapat memang menjadi pilar penting demokrasi, namun penyampaiannya harus tetap bertanggung jawab. Ia memperingatkan agar setiap individu menghindari narasi yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman masif di tengah masyarakat.
“Kami menghormati setiap pandangan sebagai bagian dari dinamika demokrasi. Namun, setiap narasi harus memberikan kontribusi positif bagi persatuan dan stabilitas bangsa,” ujar Adrianus melalui pesan WhatsApp, Selasa (14/4/2026).
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan ruang diskusi publik yang objektif dan konstruktif. Menurutnya, publik perlu menghindari narasi-narasi tajam yang hanya akan memperdalam polarisasi di tengah warga.
Dukungan Terhadap Pemerintah
Adrianus menegaskan bahwa lembaganya tetap mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto agar dapat menjalankan amanah rakyat secara optimal. Meski demikian, ia menyatakan bahwa pemerintah tetap terbuka terhadap segala bentuk kritik, asalkan bersifat membangun.
Melalui tanggapannya, Adrianus mengimbau masyarakat untuk mengedepankan kedewasaan dalam berdemokrasi. Ia berharap semua pihak memprioritaskan persatuan nasional di atas kepentingan kelompok guna menjaga keutuhan bangsa.
(Sajidin)



