spot_img
Sabtu 24 Januari 2026
spot_img

Anugerah Gapura Pancawaluya jadi Motor Transformasi Karakter di Jabar

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Pemprov Jabar melalui Dinas Pendidikan (Disdik) gelar Anugerah Gapura Pancawaluya Tahun 2025.

Penyelenggaraan anugerah Gapura Pancawaluya merupakan instrumen kebijakan strategis untuk mengakselerasi transformasi pendidikan karakter secara masif.

BACA JUGA:

Antisipasi Kecurangan PPDB, Bey Machmudin Apresiasi Langkah Plh Kadisdik Jabar

Kepala Disdik Jabar, Purwanto mengatakan, langkah tersebut diambil sebagai bagian dari komitmen mewujudkan generasi yang unggul.

Menurut Dia, kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni tahunan. Namun sebagai bentuk apresiasi produktif bagi satuan pendidikan yang berhasil mengimplementasikan nilai-nilai karakter dasar di lingkungan sekolah.

“Anugerah Gapura Pancawaluya adalah instrumen untuk mendorong budaya sekolah dan pembinaan karakter peserta didik,” kata Dia.

“Penghargaan yang diberikan berfungsi sebagai insentif bagi sekolah untuk terus meningkatkan mutu lingkungan belajar mereka,” Purwanto menambahkan, Kamis (1/1/2026).

Dia menjelaskan, keterlibatan jenjang pendidikan dasar sangat krusial untuk menjaga kesinambungan nilai.

Meski secara manajerial SD dan SMP berada dibawah wewenang Kabupaten/Kota, Pemprov Jabar memiliki fungsi pembinaan dan orkestrasi nilai strategis.

BACA JUGA:

Monitoring Malam Tahun Baru, Farhan Pastikan Bandung Aman dan Terkendali

Hal tersebut selaras dengan Surat Edaran No45/PK.03.03/KESRA tentang 9 Langkah Pembangunan Pendidikan Jawa Barat Menuju Terwujudnya Gapura Pancawaluya.

Selain itu, nilai-nilai Cageur, Bageur, Bener, Pinter dan Singer telah dipayungi Perda No5 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Pendidikan.

“Kami ingin memastikan nilai karakter tidak terputus secara struktural. Provinsi menjalankan fungsi sinkronisasi agar penguatan karakter ini mengakar sejak jenjang dasar hingga menengah. Baik dibawah naungan Disdik maupun Kemenag,” ungkapnya.

Terkait opini mengenai proses yang instan, tahapan Anugerah Gapura Pancawaluya 2025 telah berjalan secara sistematis dan terukur sejak pertengahan tahun 2025.

  • Agustus-September 2025

Sosialisasi masif secara tatap muka dan virtual ke seluruh Kabupaten/Kota.

  • Agustus-Oktober 2025

Proses pendaftaran dan verifikasi administrasi.

  • November 2025

Penilaian Tahap 1 (dokumen dan praktik awal).

  • Desember 2025

Penilaian Tahap 2 dan 3 (pendalaman praktik baik) hingga penganugerahan pada 30 Desember 2025.

“Yang kami nilai bukan hasil instan saat acara berlangsung. Melainkan praktik baik (best practice) pendidikan karakter yang sudah konsisten dijalankan oleh satuan pendidikan di lapangan,” tegas Purwanto.

BACA JUGA:

Jelang Tahun Baru, Pemkot Bandung Kerahkan Personel Lintas Intansi

Disdik mengapresiasi kritik dan pengawasan yang disampaikan Anggota DPRD Jabar.

Hal tersebut sebagai mekanisme evaluasi yang konstruktif untuk meningkatkan kualitas kebijakan publik.

“Kami memiliki visi filosofis yang sama dengan DPRD mengenai pentingnya nilai Pancawaluya. Kami sangat terbuka untuk dialog lanjutan. Hal itu untuk memastikan program ini semakin tepat sasaran, transparan dan berdampak luas bagi dunia pendidikan,” pungkasnya.

(Bambang Fouristian)

spot_img

Berita Terbaru