spot_img
Rabu 21 Januari 2026
spot_img

Bupati Ciamis Prihatin, Lebih dari 3 Perangkat Desa Terjerat Korupsi

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, menyampaikan keprihatinannya atas kasus-kasus hukum yang kembali menjerat perangkat desa di wilayahnya sepanjang tahun 2025.

Herdiat menyebutkan bahwa pihaknya telah menerima laporan lebih dari tiga kasus dugaan korupsi yang melibatkan perangkat desa pada tahun ini.

Baca Juga: Soroti Tragedi Sumut, Bupati Ciamis Imbau Warga Jaga Hutan, Jangan Gunduli Lahan Demi Tanaman Sesaat

“Memang kondisi seperti ini sangat miris. Saya sudah mendapatkan laporan lebih dari tiga kasus perangkat desa yang terjerat korupsi di tahun 2025,” ujarnya, usai menghadiri apel akbar Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Ciamis di halaman Pendopo, Jumat (12/12/2025).

Ia menegaskan, seluruh proses hukum sepenuhnya diserahkan kepada aparat penegak hukum. Pemkab Ciamis, kata Herdiat, menghormati setiap tahapan penyelidikan dan pemeriksaan yang tengah berlangsung di beberapa desa.

“Kami menghormati dan menghargai aparat yang sedang menangani kasus hukum ini,” tegasnya.

Meski demikian, Pemkab Ciamis terus melakukan berbagai upaya pencegahan agar perangkat desa tidak kembali terjerumus dalam praktik melanggar hukum. Pembinaan dilakukan secara berkala melalui agenda tahunan, bulanan, hingga pemeriksaan maraton oleh Inspektorat Daerah.

“Kami tidak berhenti melakukan pembinaan. Inspektorat bukan hanya sebagai pemeriksa, tetapi juga sebagai pembina yang harus meluruskan dan memberi arahan bagaimana tata kelola pemerintahan dan keuangan yang baik,” jelas Herdiat.

Menurutnya, ada beberapa faktor yang menyebabkan perangkat desa tersangkut kasus hukum, mulai dari adanya niat melakukan pelanggaran hingga ketidaktahuan tentang tata kelola keuangan yang benar.

“Ada yang terjerat karena niat, tetapi tidak sedikit pula yang karena ketidaktahuan sehingga salah dalam pengelolaan keuangan,” tuturnya.

Herdiat berharap kasus-kasus serupa tidak terulang lagi di masa mendatang. “Semoga tidak ada lagi kasus yang menjerat perangkat desa Ciamis. Ini pelajaran bagi semuanya untuk lebih berhati-hati,” ucapnya.

(Irfansyahriza)

spot_img

Berita Terbaru