spot_imgspot_img
Rabu 13 Mei 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Wakil Wali Kota Tasikmalaya Akan Usut Tuntas Isu Jual Beli Jabatan

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Isu jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya yang kian santer terdengar menarik perhatian serius dari Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Dicky Candra Negara. Ia menegaskan tidak akan tinggal diam dan berjanji akan menindaklanjuti kabar miring tersebut.

Sebagai bagian dari tim pengawasan, Dicky Candra menyatakan bahwa isu ini menjadi atensi utama dirinya dan Inspektorat. 

“Kita tidak akan diam terkait isu miring yang terjadi di tubuh Pemkot Tasikmalaya,” ungkapnya. Isu jual beli jabatan ini perlu kita dalami dan kroscek lebih lanjut untuk mencari kebenarannya, agar tidak menjadi isu liar yang dapat menimbulkan saling curiga di tubuh birokrasi Pemkot Tasikmalaya,” katanya seusai menghadiri acara Gelar Pengawasan Daerah bersama Inspektorat di Aston Inn Hotel Tasikmalaya pada Selasa (11/11/2025).

BACA JUGA: Dicky Candra Angkat Bicara Soal Jual Beli Jabatan di Pemkot Tasikmalaya

Kendati demikian, ia mengakui kesulitan dalam menindaklanjuti informasi yang beredar, termasuk dari anggota dewan, jika tidak didukung oleh bukti dan fakta yang jelas.

Untuk mengungkap kasus ini, Dicky Candra meminta kepada pihak mana pun yang mengetahui dan memiliki bukti otentik adanya praktik jual beli jabatan di lingkungan Pemkot Tasikmalaya agar segera melapor ke Inspektorat Kota Tasikmalaya sebagai pengawasan internal pemerintah.

“Laporkan saja ke Inspektorat, tidak apa-apa, kalau memang memiliki bukti dan fakta dan kita tidak mau hanya isu atau hoaks, tapi bukti yang otentik,” ujar dia.

Dicky Candra menekankan bahwa pengungkapan kebenaran isu ini adalah demi menjaga nama baik dan citra Pemerintah Kota Tasikmalaya. Ia tidak ingin citra pemerintahan tercoreng oleh oknum pegawai berkarakter kotor yang menduduki jabatan melalui cara-cara yang melanggar hukum.

Ia menjelaskan bahwa penempatan pejabat di Pemkot Tasikmalaya telah diatur jelas, yaitu melalui sistem manajemen talenta berdasarkan kompetensi, kemampuan, dan kapasitas, bukan berdasarkan faktor kedekatan dengan pimpinan atau uang.

BACA JUGA: “Tambang Emas Ilegal” di Tasikmalaya, Warga Minta Polisi Tindak Bos

“Tentu kita semua tidak mau citra pemerintahan ini dicederai oleh oknum-oknum pegawai yang berkarakter kotor dan ini sangat mencederai pula semangat dan spirit kita untuk mewujudkan Good Governance dan Clean Government di tubuh Pemerintahan Kota Tasikmalaya,” katanya.

“Kalau jabatan di Pemerintahan Kota Tasikmalaya sudah diisi orang-orang yang tidak kompeten dan tidak bertanggung jawab, roda pemerintahan Pemkot Tasikmalaya kedepannya mau seperti apa, tentu tidak akan lebih baik dan maju,” kata dia menambahkan.

(Seda)

spot_img

Berita Terbaru