CiAMIS,FOKUSJabar.id: Sejumlah anak didik TK Ade Irma/Kartika XIX/27 Siliwangi Ciamis berlarian sambil berteriak histeris karena takut tertimpa bangunan yang bergetar akibat digoyang gempa.
Mereka berusaha mencari perlindungan yang ada di dalam ruangan kelas. Ada yang bersembunyi di bawah kolong meja dan kursi.
Para guru dan murid semakin panik ketika pintu keluar mendadak macet alias tidak bisa dibuka.
BACA JUGA:
Usai Juara Bersama Persib, Dedi Kusnandar Langsung Ibadah Haji
Beruntung goyangan gempa tersebut tidak berlangsung lama. Sehingga dalam kejadian itu tidak sampai merobohkan bangunan kelas. Hanya temboknya retak dan bolong.
Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis, Ani Supiani, kejadian tersebut merupakan simulasi menyelamatkan diri saat terjadi bencana gempa bumi.
“Puluhan anak-anak TK Ade Irma itu diberi pengenalan tentang kebencanaan,” katanya, Kamis (6/6/2024).
Ani menuturkan, pengenalan tentang kebencanaan sejak usia dini sebagai upaya pengurangan risiko korban akibat bencana gempa bumi.
“Mudah-mudahan melalui Kegiatan ini anak-anak sudah mengetahui cara menyelamatkan diri saat terjadi gempa,” katanya.
Kepala TK Ade Irma/Kartika XIX /27 Siliwangi, Tita Rostita mengatakan, kegiatan tersebut merupakan aplikasi dari kurikulum (Out Clas) untuk mengenal tugas BPBD.
BACA JUGA:
Soal Pipa Perumda Tirtawening Pecah, Ini Kata Bey Machmudin
“Kegiatan ini menyambung ke tema pelajaran yang ada di kurikulum untuk mengenalkan tugas BPBD,” jelasnya.
Menurut Tita, anak asuhnya mengetahui tugas BPBD bukan hanya sekedar mengevakuasi korban bencana alam saja.
“Setelah datang ke BPBD, anak didik kami jadi mengetahui semua tugas BPBD,” ungkapnya.
(Husen Maharaja/Bambang Fouristian)


