PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Seorang kakek tua di Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat di duga melakukan pelecehan seksual terhadap dua anak di bawah umur.
Aksi bejat tersebut di ungkap oleh tante korban Ayu, yang merasa aneh dengan sikap pelaku (AN) terhadap korban.
“Awalnya, saya mau memompa ban motor kerumah AN. Pas saya standarin motor. Terus saya nengok ke belakang, pelaku ngedipin mata ke Bunga,” katanya saat di temui di kediaman korban Sabtu, (4/11/2023).
BACA JUGA: Duh! di Pangandaran APK Dipaku di Pohon
Ia mengaku, merasa kaget dengan perlakuan AN terhadap korban. Pasalnya perlakuan tidak wajar tersebut di tujukan kepada korban yang berusia masih di bawah umur.
“Masa ngedipin ke korban bukan ke saya. Saya merasa bingung dan langsung buru-buru membawa korban pulang ke rumah,” ucapnya.
Kemudian, Ayu menanyakan pelan-pelan kepada korban di sela-sela menjelang tidur malam.
“Lalu korban menceritakan. katanya AN pernah meremas bagian sensitif bahkan menjilatinya,” katanya.
Menurutnya, pelaku melakukan hal bejat tersebut sudah cukup lama, sekitar tahun 2020 di saat ibunda bunga masih hidup.
Selain itu, korban menyebutkan kepada dirinya, bahwa nasib serupa juga menimpa kepada teman korban.
“Waktu malam itu, saya ingin buru-buru pagi. Ingin cepat-cepat menanyakan langsung kepada mawar dan merekam suaranya untuk barang bukti,” katanya.
“Pas pagi-pagi, saya menanyakan ke teman korban (soal pelecehan seksual). Dia (korban lain) juga mengakui,” ucapnya.
Atas kejadian tersebut, kedua keluarga korban melaporkan kepada tokoh masyarakat setempat untuk membuktikan pengakuan korban kepada pelaku.
Setelah melakukan pertemuan antara keluarga korban dan pelaku pada Jumat (3/11/2023) malam, sekira tengah malam pelaku kabur dari rumah.
BACA JUGA: Tersisa 3 Siswa di SMPN 1 Mangunjaya Pangandaran yang Tidak Bisa Baca
Sementara, kedua keluarga korban meminta kasus ini ditangani dengan serius. Pasalnya menyangkut dengan mental dan masa depan anaknya.
Hingga berita ini di tayangkan belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian.
(Sajidin/Anthika Asmara)


