spot_img
Senin 30 Januari 2023
spot_img
More

    Sosialisasikan Program OPOP Melalui Kabayan Detektif Al-Munawaroh

    BANDUNG,FOKUSJabar.id: Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jabar bekerjasama dengan Aria Production mensosialisasikan program unggulan One Pesantren One Product (OPOP) melalui film bertajuk Kabayan Detektif Al-Munawaroh.

    Kadiskominfo Jabar Ika Mardiah mengatakan, pihaknya berkomitmen mensosialisasikan program dan kebijakan Pemprov Jabar dengan balutan kearifan lokal dan kreatif.

    “Selain menyosialisasikan program dan kebijakan, kita berupaya menggelorakan semangat pelaku perfilman dan pelaku ekonomi kreatif lainnya untuk melahirkan karya-karya yang mengandung nilai-nilai dan kearifan lokal,” kata Ika di Bandung, Rabu (30/11/2022).

    BACA JUGA: Resmikan OPOP, Wagub Jabar Ponpes Mandiri Secara Ekonomi

    Ada sejumlah artis profesional dan senior yang terlibat dalam Kabayan Detektif Al-Munawaroh, seperti Dicky Chandra dan Ceu Edoh.

    Adapun sutradara film tersebut yakni Dicky Chandra. Film tersebut akan tayang di iNews TV pada Sabtu (3/12/2022) pukul 07:00 WIB.

    Dia menjelaskan program OPOP menjadi salah satu unggulan Pemprov Jabar dalam menghadirkan kemandirian ekonomi pesantren sekaligus menggerakkan perekonomian di sekitar pesantren.

    Selain itu, program OPOP pun sudah mendapatkan banyak penghargaan, seperti Top 45 Inovasi Pelayanan Publik 2020 dan Outstanding Achievement of Public Service Innovation 2020 pada Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2020.

    “Penghargaan-penghargaan yang didapat menandakan bahwa program OPOP manfaatnya sudah dapat dirasakan langsung oleh masyarakat sekaligus menggerakkan ekonomi pesantren. Kita ingin memperkuat sosialisasi program tersebut,” kata dia.

    Executive Produser Aria ProductionPamriadi mengatakan, film itu menjadi bukti komitmen Pemprov Jabar dalam mendukung program berbasis budaya sekaligus pemulihan ekonomi kreatif.

    BACA JUGA: Kopi Jabar Tampil Di World of Coffee Italia

    “Ini betul-betul mendorong dan mendukung program yang berbasis budaya. Ini pemulihan dalam ekonomi kreatif. Mudah-mudahan film ini menjadi tontonan yang sangat menarik bagi masyarakat dan mampu menggaungkan program OPOP,” ucap Pamriadi.

    (LIN)

    Berita Terbaru

    spot_img