spot_img
Sabtu 1 Oktober 2022
spot_img
More

    Elektabilitas Melejit, Ridwan Kamil Berpeluang Maju Pilgub DKI Jakarta

    BANDUNG,FOKUSJabar.id: Gubernur Jabar Ridwan Kamil dinilai akan mudah dalam mengikuti berbagai kontestasi dalam pesta demokrasi 2024 mendatang karena memiliki modal elektabilitas dan popularitas yang tinggi saat ini. 

    Dengan modal yang cukup baik saat ini Ridwan Kamil didorong harus segera bergabung di salah satu partai politik. 

    Pendiri lembaga survei Cyrus Network sekaligus Pengamat Politik, Hasan Hasbi mengatakan, punya elektabilitas dan popularitas yang baik harus dimanfaatkan oleh RK untuk berlaga di kancah politik di 2024.

    BACA JUGA: Setelah Diterpa Badai, Elektabilitas Ridwan Kamil Melejit

    Disinggung soal nama RK yang masih unggul dalam survei lembaganya untuk maju sebagai petahana di Pilgub Jabar. Hasan menjelaskan, RK juga berpeluang mencoba keberuntungan ke provinsi DKI Jakarta. 

    “Sebelum survei Juli, RK juga sudah sangat kuat, sudah di atas 50% elektabilitasnya. Jadi tetap terbuka peluang RK buat maju kembali di Jabar. Bahkan kalau kau fair, RK juga bisa mempertimbangkan untuk maju di Pilkada DKI 2024,” katanya Selasa (16/8/2022).

    Menyinggung soal partai, Hasan berpandangan ada banyak partai politik yang bisa dipilih oleh RK. Berdasarkan pengamatannya, RK bisa masuk partai politik yang memiliki latar belakang nasionalis dan religius. 

    “Secara karakter RK bisa cocok dengan Golkar, NasDem, dan Demokrat. Tapi saran saya tokoh-tokoh politik yang mau jadi capres atau cawapres harus mau mendeklarasikan diri masuk menjadi anggota partai,” kata dia. 

    Ketika bakal calon sudah terjun masuk dalam partai politik. Kata dia, langkah dan tujuan semakin terang. Publik juga bisa memberikan simpati lebih. 

    “Tidak bisa terus menerus ingin berada di luar partai sambil terus memelihara keinginan untuk mencapai karir politik yang lebih tinggi, harus berpartai,” katanya. 

    Sebelumnya, Hasan mengatakan, popularitas Ridwan Kamil kini turut meningkat dalam pertengahan tahun ini. Pada bulan maret 2022 popularitas RK hanya 66.6 persen. Setelah itu pada Juli meningkat ke 84.7 persen. 

    “Elektabilitas sebelum bulan Juni itu baru satu digit, Maret baru 7,2 persen tapi akhir Juli itu 14,0 persen. Elektabilitas Ridwan Kamil mendekati Anies Baswedan. Anies terakhir 18 persen, RK mendekati,” katanya. 

    Menurutnya, pada survei terbaru ini ada beberapa faktor yang membuat RK meningkat secara elektabilitas dan popularitas. Salah satunya ada kaitan dengan simpati publik yang besar terhadap kehilangan putra sulungnya. 

    BACA JUGA: HUT Ke-77 Provinsi Jawa Barat Dimeriakan Dengan Konser Dewa 19 dan 77 Ribu Makanan Gratis

    Namun, Hasan mengatakan, simpati publik yang besar atas peristiwa itu masih belum diuji secara pasti, apakah nantinya akan permanen atau hanya sementara. 

    “Pemberitaan seputar meninggalnya putera RK memang luar biasa luas. Apakah peningkatan elektabilitas ini akan bertahan lama atau hanya temporer harus diuji lagi nanti pada survei berikutnya,” kata dia.

    Dalam survei terakhir Juli 2022 Cyrus Network, dari 10 nama kandidat calon Pilgub Jabar Ridwan Kamil ada di angka 64,3 persen. Setelah itu disusul oleh Dedi Mulyadi 16,3 persen, Deddy Mizwar 5,0 persen, Dede Yusuf 4,8 persen, UU Ruzhanul Ulum 2,4 persen.

    Berita Terbaru

    spot_img