BANJAR,FOKUSJabar.id: Menjelang pelaksanaan Idul Adha, calon panitia penyembelih hewan kurban di berbagai wilayah diberikan pelatihan oleh Pemerintah, tidak terkecuali di Desa Jajawar, Kota Banjar, Jawa Barat.
Selain memberikan pelatihan dalam teknis penyembelihan, Pemerintah juga mengedukasi cara mengurus hewan kurban yang telah disembelih serta mengimbau agar jeroan sapi yang akan dibagikan ke warga direbus terlebih dahulu.
“Jeroan harus direbus terlebih dahulu. Hal ini penting untuk menghindari resiko penyakit atau menjaga kebersihan,” kata Kepala Desa Jajawar, Syamsudin saat ditemui di sela kegiatan pelatihan. Kamis (7/7/2022).
BACA JUGA: Hidari Virus dan Bakteri, Pisahkan Daging Dan Jeroan Hewan Kurban
Meski demikian, Dia mengatakan imbauan tersebut tidak ada kaitannya dengan wabah penyakit mulut dan kuku pada sapi.
Syamsudin menegaskan bahwa wabah PMK ini tidak akan menular kepada manusia. “Ini antisipasi saja, karena suka ada panitia kurban itu mencuci jeroan tanpa direbus,” kata dia.
Kendati, dalam pelatihan ini pihaknya menyampaikan edukasi kepada masyarakat khususnya panitia terkait adanya penyakit PMK.
Jadi dikatakan dia untuk PMK sendiri ada yang dikatakan gejala ringan, dimana ketika hewan itu dinyatakan bergejala demikian maka sesuai fatwa MUI (Majelis Ulama Indonesia) maka hewan itu syah untuk dijadikan hewan kurban.
“Gejala ringan itu tubuh hewan panas kemudian keluar cairan dari mulut,” tuturnya.
Di depan 70 orang yang mengikuti pelatihan tersebut pun, Syamsudin menegaskan kepada masyarakat agar jangan terlalu khawatir dengan penyakit mulut dan kuku pada sapi.
“Kalau pun khawatir, kaki dan Kepala hewan kurban itu jangan dikonsumsi. Tapi kembali saya sampaikan sepanjang dimasak dengan benar kaki sapi itu aman untuk dikonsumsi,” kata dia.
Adapun arahan serta edukasi yang di wajib dilaksanakan oleh panitia kurban dalam pelatihan ini yakni cara mensejahterakan atau memperlakukan hewan.
“Karena hewan itu harus diperlakukan dengan baik sebagaimana ajaran nabi kita nabi Muhammad SAW,” tuturnya.
BACA JUGA: Pemdes Cikupa Ciamis Minta Warga Waspada Dengan Kemunculan Macan
Sehingga, Syamsudin berharap dengan digelarnya acara ini bisa menambah ilmu kepada masyarakat agar mereka bisa lebih baik dalam mengurus hewan kurban.
“Karena kalo begitu inshaa Allah itu akan memicu masyarakat semangat untuk berkurban,” kata dia.
(Budiana Martin/Anthika Asmara)



