Kartel Narkoba Bentrok di Penjara Ekuador, 41 Napi Tewas

0
184
ekuador
(web)

AMERIKA SELATAN,FOKUSJabar.id: Sebanyak 41 narapidana tewas dan 13 lainnya luka-luka akibat kerusuhan di dalam penjara di Provinsi Pichincha, Ekuador utara-tengah, Senin (9/5/2022).

Hal itu disampaikan Layanan Perawatan Komprehensif Nasional untuk Orang yang Dirampas Kebebasannya (National Comprehensive Care Service for Persons Deprived of Liberty/SNAI)

SNAI memperbaharui laporan sebelumnya dari Kejaksaan Agung yang menyebutkan jumlah korban tewas sebanyak 43 orang di Penjara Regional di Santo Domingo de los Tsachilas itu.

SNAI menyebut, kerusuhan bermula pada pukul 02.00 waktu setempat (15.00 WIB), setelah seorang pemimpin jaringan kriminal dipindahkan ke sana atas perintah pengadilan.

BACA JUGA: Megawati Hadiri Pelantikan Presiden Korsel, Batik Merah! 

Diberitakan juga 112 tahanan yang melarikan diri dari penjara saat kekacauan berlangsung berhasil ditangkap kembali.

SNAI juga mengatakan tim khusus dari Sekretariat Hak Asasi Manusia pemerintah telah dikirim ke Pusat Forensik Unit Kejahatan kota untuk memberikan dukungan bagi kerabat narapidana yang tewas dalam kerusuhan tersebut.

Polisi menemukan sejumlah senjata dalam pencarian lanjutan di sayap keamanan maksimum penjara itu, termasuk empat senjata api laras panjang, tiga pistol, satu revolver, empat granat, dan 1.800 peluru kaliber 2,23.

“Ada bukti upaya penghancuran sebagian infrastruktur (penjara) dan ledakan yang dipicu oleh penggunaan alat peledak,” kata pihak kepolisian, seperti dilansir IDN.

Sistem penjara Ekuador berada dalam krisis akibat bentrokan terus-menerus antara sindikat perdagangan narkoba yang saling bersaing untuk memperebutkan kendali di penjara.

Pada 2021, negara itu mencatat gelombang kerusuhan penjara yang menewaskan lebih dari 300 narapidana yang sampai saat ini belum juga mereda.

(Agung)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini