spot_img
Kamis 27 Januari 2022
spot_img

Pemkot Banjar Pecat Seorang ASN

BANJAR,FOKUSJabar.id: Pemkot Banjar berhentikan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial AR dengan tidak hormat lantaran tidak masuk kerja selama 65 hari.

Kepala Badan Kepegawaian Sumber Daya Manusia (BKSDM) Kota Banjar, Kaswad mengatakan pemberhentian sodara AR itu sudah dilakukan sejak 15 Desember 2021 lalu.

“Setelah AR menjalani sidang 3 kali dan hasil keputusan sidang tersebut yang bersangkutan diberhentikan,” kata dia Selasa (11/1/2022).

BACA JUGA: Rumah Warga Di Ciamis Tertimpa Pohon Tumbang

Kaswad mengatakan pelanggaran yang dilakukan AR ini masuk dalam kategori berat, dia sudah tidak masuk kerja selama 65 hari terhitung sejak bulan Maret hingga Agustus 2021 lalu.

Apalagi lanjut Kaswad saat proses pemeriksaan hingga persidangan orang yang bersangkutan ini memang sudah tidak memiliki itikad baik. Padahal sebelumnya sudah diberi pembinaan agar dia dapat memperbaiki kesalahannya tersebut.

“Kita mulanya memberikan pembinaan, cuma karena orang bersangkutan ini tidak memiliki itikad baik maka akhirnya diberhentikan,” katanya.

Adapun alasan ASN ini tidak masuk kerja ini bukan karena terlilit hutang ponjaman online seperti yang sebelumnya dikabarkan.

“Orang ini tidak masuk kerja dengan waktu lama mungkin karena memiliki persoalan pribadi,” kata Kaswad.

Selain itu, Kaswad juga menyebutkan bahwa ada lagi ASN di Kota Banjar yang melakukan pelanggaran serupa, dia berinisial Y.

“Persoalannya sama tidak masuk kerja, kemudian dia juga mangkir saat di panggil untuk sidang, ada kemungkinan Y juga akan diberhentikan,” kata dia.

BACA JUGA: 1.677 Sekolah di Bandung Siap PTM 100 Persen

Sementara itu informasi yang dihimpun FOKUSJabar, ASN berinisial AR ini bekerja di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Banjar.

Sedangkan ASN berinisial Y merupakan aparatur sipil negara yang bekerja di bawag naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Banjar, Jawa Barat.

(Budiana Martin/Anthika Asmara)

Berita Terbaru

spot_img