spot_img
Sabtu 15 Januari 2022
spot_img

Cerita Kadisdik Jabar Dedi Supandi Sebagai Bikers

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Dedi Supandi memiliki hobi yang banyak tidak diketahui, yaitu penghobi kendaraan roda dua atau bisa disebut seorang bikers.

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Divisi Percepatan Vaksinasi COVID-19 ini ternyata mencintai sepada motor sejak dirinya duduk di bangku SMPN 1 Raja Galuh Kabupaten Majalengka.

Dedi Supandi mengatakan, pada saat SMP dirinya sudah memiliki sepeda motor Honda GL Pro, sepeda motor tersebutlah yang mengantarkan dirinya setiap hari dari rumah ke sekolah. Dan semenjak itu dirinya mengaku jatuh cinta kepada sepeda motor hingga saat ini.

Kemudian dia menuturkan, Tiba saat masuk SMA Negeri 1 Majalengka pada 1992-1995, jarak rumah menuju sekolah semakin jauh. Pada saat itu, Dedi mulai menggunakan motor sendiri yang dia beli dari hasil menabung.

“Motor pertama saya itu GL Pro, waktu itu harganya sekitar Rp 4,2 juta saya masih ingat,” katanya.

Mulai saat itu, Dedi pun kian sering menggunakan motor tidak hanya untuk pergi ke sekolah. Kala itu, dia pernah bergabung dengan kelompok hobi motor untuk bersama-sama menjajal aspal jalan raya atau sekadar melakukan reparasi dan modifikasi kepada kendaraannya.

“Tapi bukan geng motor ya,” kata dia.

BACA JUGA: Touring Ke Ciamis, HDCI Berinfak Ke Masjid Agung

Dari hobinya itu Dedi Supandi saat ini sebagai Ketua Umum Organisasi Motor Bersatu dan Kompak alias Omberko Jawa Barat. Di mana dia membawahi sebanyak 11.619 anggota yang tersebar di setiap Kabupaten Kota.

“Motor memiliki arti mendalam sebagai upaya untuk mengajak orang turut serta dalam organisasi yang memiliki resonansi kebaikan,” katanya.

Dideklarasikan pada 10 Juli 2021 di Kabupaten Bogor, struktur kepengurusan Omberko sendiri disahkan dalam pelantikan yang dilaksanakan pada 23 Oktober 2021.

Dedi Supandi, melanjutkan keanggotaan Omberko terdaftar di seluruh  kota dan kabupaten di provinsi Jawa Barat. Di mana pada setiap wilayah memiliki kawasan jargon tersendiri.

Misalnya di wilayah Kota dan Kabupaten Sukabumi memiliki jargon ‘Soekabumi Brainerhood’ yang memiliki arti persaudaran pemikir cerdas. Atau seperti di wilayah Bogor ‘Sawala Niti Wiyata’ memiliki arti wadah berdiskusi bidang pendidikan.

“Untuk jenis motor, di Omberko ini beragam. Tidak ada jenis motor tertentu untuk bisa menjadi bagian dari organisasi bermotor kami,” katanya.

Sebagai salah satu penggagas Omberko, dia menyampaikan, awal mula didirikan klub roda dua tersebut yaitu untuk menyatukan persaudaraan. Selain itu, juga ingin turut mendorong potensi yang ada di Jawa Barat.

BACA JUGA: Royal Enfield Siap Luncurkan Scrambler 650 cc

“Misalnya dengan ikut mempopulerkan tempat wisata yang ada di Jawa Barat. Anggota kami juga tidak hanya yang berkecimpung di dunia pendidikan saja. Namun cukup banyak yang ingin berpartisipasi. Dan salah satu pendiri Omberko ini juga yaitu Ibu Atalia Praratya,” katanya.

(Anthika Asmara)

Berita Terbaru

spot_img