spot_img
Minggu 18 April 2021
spot_img
spot_img

Pertumbuhan Ekonomi Kota Bandung Minus 2,28 Persen Karena Covid-19

BANDUNG,FOKISJabar.co.id: Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Bandung Ema Sumarna mengatakan, dampak pandemi Covid-19 yang berlangsung sejak 2020 lalu. Mengakibatkan laju pertumbuhan ekonomi menurun.

Menurutnya, berdasarkan data Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE), saat ini pertumbuhan ekonomi di Kota Bandung berada di angka minus 2 Persen.

‎”Kalau melihat laju ekonomi kota Bandung selalu jaya di nasional, dulu diangka 7 persen sekarang ini LPE kita minus 2,28 persen, nasional juga minus 2,98 persen, itu laporan dari bapenas yang kita baca,” kata Ema, Jumat (5/3/2021).

Ema mengungkapkan, pandemi Covid-19 juga berdampak pada Pendapatan Asli Daerah (PAD).‎

BACA JUGA: Disdik Kota Bandung Siapkan Skema Pembelajaran Tatap Muka

“Pendapatan tahun 2020 turun 1 Triliun, mending kalau milliar, ini triliun, karena dampak ekonomi,” kata dia.

Lebih lanjut Ema mengatakan minusnya laju pertumbuhan ekonomi di wilayahnya juga dapat dilihat dari minimnya pendapatan dari sektor usaha perhotelan. Sebab, kata dia, selama Pandemi Covid-19, okupansi hotel hanya berada di angka 38 persen. Hal tersebut sangat berbeda di masa sebelum masa pandemi yang okupansinya bisa mencapai 100 persen.‎

‎”Kemudian okupansi hotel hanya di angka 38 persen‎, tidak ada lagi masa jaya 70 hingga 90 atau 100 persen, apalgi dengan isu-isu penutupan jalan, orang jadi males ke Kota Bandung. Kemudian terjadi PHK 9712 orang yang sudah teridentifikasi apakah itu dirumahkan atau diPHK dan lain sebagainya, ini kan PR besar, Terjadi penambahan penduduk miskin, ada 15.000 penambahannya selama pandemi. Daya beli menurun, 30 persen,” katanya.

(Yusuf Mugni/Anthika Asmara)

 

Artikel Lainnya

spot_img